SuaraKalbar.id - Atlet asal Pontianak, Kalimantan Barat, Veddriq Leonardo, berhasil meraih medali emas pertama untuk Indonesia setelah mengalahkan Wu Peng di final nomor speed panjat tebing Olimpiade 2024, yang digelar di Le Bourget Climbing Venue, Kamis (8/8/2024).
Sebelum pertandingan final berlangsung, keluarga Veddriq mengadakan nonton bareng (nobar) di rumah orang tuanya di Jalan Tanjung Raya II, Pontianak. Pantauan langsung SuaraKalbar.id di lokasi menunjukkan lebih dari 20 anggota keluarga dan tetangga Veddriq berkumpul untuk memberikan dukungan.
Saat pertandingan dimulai, suasana rumah menjadi tegang. Sorak-sorai terdengar ketika keluarga berharap pria kelahiran 1997 itu dapat mengalahkan lawan-lawannya.
"Bismillah, Veddriq! Ya Allah, bismillah!" teriak ibu Veddriq, Rosita Hamidah.
Rosita terlihat tidak berhenti melantunkan doa. Keluarga lainnya juga melakukan hal serupa jelang beberapa detik Veddriq meraih juara pertama.
Ketika Veddriq berhasil unggul dengan waktu 4,75 detik, suasana rumah menjadi riuh. Rosita terus mengucap syukur dan kemudian bersujud sebagai ungkapan rasa terima kasihnya.
Setelah meraih kemenangan, keluarga Veddriq mengadakan syukuran dengan menyantap hidangan yang telah dipersiapkan.
Sekitar satu jam setelah pertandingan selesai, Veddriq melakukan video call bersama keluarganya.
"Alhamdulillah, abang menang," ucap Rosita kepada anaknya, sembari meminta Veddriq untuk menunjukkan medali emas yang baru diraihnya.
Baca Juga: 2 Pelaku Pencurian Kabel PLN di Pontianak Ditangkap, Satu Masih Buron
Mendengar permintaan tersebut, Veddriq memperlihatkan medali emas yang masih ia kenakan.
Rosita mengaku sangat bangga dengan anaknya dan menyebutkan bahwa keinginan ini telah menjadi mimpinya sejak 2018.
"Jantung rasanya mau lepas tadi. Alhamdulillah, Ya Allah, cita-cita abang Veddriq tercapai. Itu sudah menjadi mimpinya sejak Asian Games 2018 dulu, dan sekarang tercapai. Senang sekali, bangga dengan abang," ungkap Rosita saat dikonfirmasi langsung oleh SuaraKalbar.id pada Kamis (08/08/2024) malam.
Sebagai informasi, Veddriq tampil luar biasa di sepanjang kompetisi Olimpiade Paris. Pada babak perempat final, ia berhasil mengalahkan wakil tuan rumah, Prancis, Bassa Mawem, dengan catatan waktu 4,88 detik. Veddriq unggul jauh atas Mawem yang membukukan waktu 5,26 detik. Kemenangan ini mengantarkan Veddriq ke semifinal untuk menghadapi Reza Ali Pour dari Iran.
Di babak semifinal, Veddriq mendapat perlawanan sengit dari Ali Pour. Namun, ia mampu mempertahankan performanya dan mencatatkan waktu 4,78 detik, mengungguli Ali Pour yang harus puas dengan catatan waktu 4,84 detik. Kemenangan ini membawa Veddriq ke partai final melawan atlet China, Wu Peng, yang sebelumnya mengalahkan Sam Watson di semifinal.
Pada babak final, Veddriq menunjukkan kemampuan terbaiknya dengan mencatatkan waktu 4,75 detik, mengalahkan Wu Peng dan memastikan medali emas untuk Indonesia. Sementara itu, medali perunggu diraih oleh Sam Watson dengan catatan waktu 4,74 detik.
Berita Terkait
-
2 Pelaku Pencurian Kabel PLN di Pontianak Ditangkap, Satu Masih Buron
-
Timpa Pekerja hingga Tewas, Polisi Dalami Kasus Runtuhnya Bangunan Tua di Pontianak
-
Veddriq Leonardo Amankan Tiket Perempat Final Olimpiade 2024
-
Ekslusif: Pelebaran Jalan Sultan Hamid II Pontianak, Solusi Tepat atasi Kemacetan atau Pemborosan Anggaran?
-
Dramatis! Begini Proses Pencarian Korban Bangunan Roboh di Bawah Jembatan Duplikasi Kapuas 1 Pontianak, 1 Orang Tewas
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
DPO Kasus Pemalsuan Sertifikat Pamar Lubis Ditangkap Buser Polda Metro Jaya
-
BRI Peduli Hadir untuk Mahesa, Bantu Wujudkan Mimpi Lewat Sepeda
-
Potret Ekonomi Kerakyatan Jadi Tema BRI InFrame 2026
-
BRI Dorong Nasabah Kenali Peluang Investasi Syariah di Tengah Dinamika Pasar
-
Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Perluas Akses KPP dan FLPP Termasuk Bagi Debitur UMKM