SuaraKalbar.id - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mendapatkan kuota tambahan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sebanyak 465 formasi untuk tahun 2024. Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Barat, Harisson mengungkapkan bahwa pengumuman penerimaan CPNS akan dimulai pada 19 Agustus 2024.
Harisson menjelaskan bahwa seleksi pengadaan CPNS tahun anggaran 2024 ini sesuai dengan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 293 Tahun 2024, yang mengatur penetapan kebutuhan pegawai negeri sipil di instansi pemerintah. Jumlah formasi yang diberikan kepada Kalimantan Barat mencakup berbagai posisi strategis, termasuk di bidang kesehatan.
"Berdasarkan Keputusan Menteri dan surat dari Badan Kepegawaian Negara, kami menyampaikan jadwal seleksi pengadaan CPNS tahun anggaran 2024. Jadwal ini penting agar semua pihak dapat mempersiapkan diri dengan baik dan mengikuti proses seleksi sesuai ketentuan yang berlaku," ujar Harisson.
Menurut surat Badan Kepegawaian Negara Nomor: 5419/B-KS.04.01/SD/K/2023, proses seleksi akan dimulai dengan pengumuman penerimaan pada 19 Agustus 2024. Proses ini akan dilakukan secara bertahap, dan penetapan Nomor Induk Pegawai (NIP) bagi ASN CPNS yang terpilih dijadwalkan berlangsung antara 22 Februari hingga 23 Maret 2025.
Harisson menekankan pentingnya mengikuti jadwal seleksi sebagai acuan dalam pelaksanaan kegiatan pengadaan CPNS, guna memastikan kelancaran dan kepatuhan terhadap ketentuan yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat.
"Jadwal yang telah ditetapkan harus digunakan sebagai acuan untuk pelaksanaan seleksi. Kami berharap semua pihak terkait, baik peserta maupun panitia seleksi, dapat mematuhi jadwal ini untuk memastikan proses pengadaan CPNS tahun ini berjalan dengan efisien dan efektif," tambahnya.
Seleksi CPNS ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pegawai negeri sipil di Kalimantan Barat, terutama dalam formasi-formasi strategis seperti bidang kesehatan. Dengan adanya pengumuman ini, calon pelamar diharapkan dapat mempersiapkan diri dengan baik dan mengikuti setiap tahapan seleksi sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.
"Seleksi ini merupakan kesempatan bagi para pencari kerja untuk bergabung dalam jajaran aparatur sipil negara yang berkomitmen melayani masyarakat. Kami berharap para calon CPNS yang terpilih nantinya dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam pembangunan dan pelayanan publik di Kalimantan Barat," tutup Harisson.
Baca Juga: IJTI Kalbar Gelar HUT ke-26 dengan Kolaborasi Seni dan Budaya
Berita Terkait
-
IJTI Kalbar Gelar HUT ke-26 dengan Kolaborasi Seni dan Budaya
-
Pemkab Hulu Sungai Selatan Dapat Kuota 135 CPNS Tahun 2024
-
Pemprov Kalbar Kembali Gelar Program Bebas Denda Pajak Kendaraan Bermotor, Simak Tanggalnya
-
Update Prakiraan Cuaca Wilayah Kalimantan Barat Hari Ini: Hujan Lebat dan Angin Kencang
-
Polda Kalsel Tangkap Pengedar Sabu Jaringan Kalbar di Banjarmasin
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
7 Sepatu Lari yang Cocok untuk Cuaca Lembap dan Panas di Kalimantan Barat
-
Banjir Rendam Permukiman di Mandor Landak, 60 Rumah Warga Terdampak
-
2.253 Telur Penyu Gagal Diselundupkan ke Malaysia, Modus Pelaku Akhirnya Terbongkar
-
Long Weekend ke Singkawang, Ada Festival Dayak Naik Dango, Kuliner dan 80 Stan UMKM
-
Ribuan Ekstasi dari Jaringan Malaysia Dimusnahkan di Kalbar, Dua Pria Terancam Hukuman Mati