SuaraKalbar.id - Sebuah kebakaran hebat melanda kawasan padat penduduk di Tanjung Raya Satu, Gang Kadriah, Pontianak Timur pada Kamis dini hari sekitar pukul 02.30 WIB.
Kebakaran ini menghanguskan dua bangunan dan menyebabkan enam orang menjadi korban. Dari enam korban, lima di antaranya ditemukan meninggal dunia. Korban meninggal terdiri dari tiga orang dewasa dan dua anak-anak.
"Tiga dewasa dan dua anak ditemukan petugas meninggal dunia di dalam reruntuhan bangunan yang terbakar tersebut,” kata Momon, salah satu petugas pemadam kebakaran Haji Muksin yang datang ke lokasi kejadian untuk membantu pemadaman, Kamis (22/8/2024).
Menurut Momon, kebakaran tersebut sangat sulit dikendalikan karena sebagian besar bangunan di area tersebut terbuat dari kayu.
"Karena didominasi oleh material bangunan kayu, kerusakan sekitar 90 sampai 95 persen. Saat tiba, api sudah membesar," ujar Momon seperti dikutip dari suarakalbar.co.id jejaring suara.com.
Selain korban jiwa, satu orang lainnya mengalami luka bakar serius dan harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit terdekat.
Momon juga menambahkan bahwa proses pemadaman mengalami kendala, terutama karena ramainya masyarakat yang berkerumun untuk menonton serta sulitnya mendapatkan sumber air.
Hal ini membuat petugas pemadam kebakaran kesulitan untuk memadamkan api dengan cepat.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Baca Juga: Festival Budaya Melayu ke-13 di Kalimantan Barat Akan Diikuti Negara Tetangga
Berita Terkait
-
Festival Budaya Melayu ke-13 di Kalimantan Barat Akan Diikuti Negara Tetangga
-
Pontianak Buka Sayembara Desain Logo Hari Jadi ke-253, Warga Diharap Berpartisipasi
-
Dapat Bonus Rp300 Juta dari Pemprov Kalbar, Ini Rencana Besar Veddriq Leonardo Sang Peraih Emas Olimpiade
-
Pulang Kampung, Veddriq Leonardo Grogi Melihat Sambutan Meriah Warga Pontianak
-
Kepulangan Veddriq Leonardo Peraih Medali Emas Olimpiade Paris 2024 Disambut Meriah di Pontianak
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
7 Sepatu Lari yang Cocok untuk Cuaca Lembap dan Panas di Kalimantan Barat
-
Banjir Rendam Permukiman di Mandor Landak, 60 Rumah Warga Terdampak
-
2.253 Telur Penyu Gagal Diselundupkan ke Malaysia, Modus Pelaku Akhirnya Terbongkar
-
Long Weekend ke Singkawang, Ada Festival Dayak Naik Dango, Kuliner dan 80 Stan UMKM
-
Ribuan Ekstasi dari Jaringan Malaysia Dimusnahkan di Kalbar, Dua Pria Terancam Hukuman Mati