SuaraKalbar.id - Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) telah menerima alokasi seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2024 dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB). Alokasi tersebut mencakup tujuh formasi tenaga kesehatan dan 58 formasi tenaga teknis.
Plt Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltara, Andi Amriampa, menyambut positif keputusan ini dan memastikan bahwa rincian formasi tersebut telah dimasukkan ke dalam portal Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) milik Badan Kepegawaian Negara (BKN).
"Kami menyambut positif keputusan Menteri PAN RB ini dan saat ini kami mulai memasukkan rincian formasi itu ke portal SSCASN milik BKN untuk diakses secara online," ujarnya pada Kamis (tanggal).
Dalam rangka mendukung proses seleksi, BKD Kaltara telah menyiapkan fasilitas yang diperlukan di kantor Gubernur Kalimantan Utara.
"Instansi kami sedang menyiapkan ruangan beserta perangkat komputer untuk mengakomodir keperluan seleksi calon ASN," jelas Andi.
Ia menambahkan bahwa seluruh jadwal dan tahapan seleksi akan disesuaikan dengan jadwal nasional yang telah ditetapkan oleh Menteri PAN RB dan BKN.
Berdasarkan Keputusan Menpan RB Nomor 293 Tahun 2024 tentang Penetapan Kebutuhan PNS di Lingkungan Instansi Pemerintah, Pemprov Kalimantan Utara mendapatkan alokasi total sebanyak 65 formasi CPNS. Formasi tenaga kesehatan yang dibutuhkan antara lain mencakup tujuh dokter spesialis yang akan ditempatkan di Rumah Sakit Jusuf SK, milik Pemprov Kalimantan Utara, di Kota Tarakan.
Adapun spesialisasi yang dibutuhkan meliputi dokter spesialis bedah toraks kardiovaskular, farmakologi klinik, kedokteran forensik dan medikolegal, kedokteran nuklir dan teranostik molekuler, onkologi radiasi, pulmonologi dan kedokteran respirasi (paru), serta urologi.
"Kebijakan pengadaan CPNS ini adalah kewenangan Kemenpan RB dan BKN, dan kami di daerah hanya sebatas memfasilitasi penyelenggaraan," tutup Andi.
Baca Juga: Tanah Laut Cuma Buka 39 Formasi CPNS Tahun 2024, Didominasi Tenaga Kesehatan
Berita Terkait
-
Tanah Laut Cuma Buka 39 Formasi CPNS Tahun 2024, Didominasi Tenaga Kesehatan
-
Pemerintah Buka Rekrutmen CPNS 2024 dengan 250.407 Formasi
-
Pemkab Barito Utara Buka Pendaftaran CPNS 2024 dengan 1.912 Formasi
-
Pemkot Pontianak Buka 388 Formasi CPNS Tahun 2024
-
Pemkab Sanggau Buka 327 Formasi CPNS 2024, Ini Rincian Jadwal Pendaftarannya
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
BRI Sambut Positif Penempatan Dana SAL, Fokus Dorong Pembiayaan UMKM
-
BRI Catat Setoran Pajak Rp8,1 Triliun pada Kuartal I 2026, Pengamat Soroti Peran Danantara
-
BRI Dukung Program 3 Juta Rumah dengan Pembiayaan FLPP dan KPP
-
Sebuah Bukti Dedikasi: Mantri BRI Ini Hadir Dampingi UMKM di Kepulauan Talaud
-
Kinerja Makin Solid, BRI Perkuat Transformasi Lewat BRIvolution Reignite