SuaraKalbar.id - Viral, Ketua DPD Partai Golkar Kalimantan Barat Maman Abdurrahman, diduga tantang sejumlah pihak yang merasa paling Dayak dan Muslim di sela acara Rekerda dan Rapimda Partai Golkar yang berlokasi di salah satu hotel Pontianak, Sabtu (7/9/2024).
Dalam sejumlah rekaman yang beredar di pesan WhatsApp dan sosial media, Maman dengan nada tinggi tampak tanpa ragu menantang pihak-pihak yang ia sebutkan tersebut.
"Ayo kita sekarang bicara tentang kobtribusi terhadap masyarakat Dayak. Saya tantang mereka semua! Kita bicara tentang kampung halaman kita. Jangan mau diadu-adu. Jangan mau dibentur-benturkan!" Ujar Maman menantang.
Maman menyebutkan sejumlah pihak tersebut secara sengaja menggunakan politik identitas untuk mendapatkan kepedulian masyarakat.
"Giliran lagi ada butuhnya mengenai kepentingan kampung halaman, mengenai kepentingan politik semua berlomba-lomba merasa yang paling Muslim, merasa yang paling Dayak, merasa yang paling orang hulu," tambahnya.
Adanya hal tersebut lantas membuat Maman mengajak semua golongan masyarakat untuk mau mendukung pemimpin yang memiliki niat mengurus Kalimantan Barat (Kalbar).
"Hari ini kita bicara tentang Kalbar, kita bicara tentang kita yang orang Kalbar. yuk kita dukung mereka yang memang mau serius ngurusin masyarakat," tegasnya.
Sebagai Partai pengusung Pasangan Sutarmidji-Didi Haryono dalam Pilkada 2024, Ketua DPD Partai Golkar Kalbar tersebut tampak pasang badan berkaitan dengan sejumlah elite politik yang diusung oleh partainya.
"Kami ada 14 calon kepala daerah, satu calon gubernur, saya sampaikan itulah yang terbaik," tambahnya lagi.
Baca Juga: Banjir Bandang Rendam Jalan Nasional di Kalimantan Barat, Kendaraan Terjebak
Berkaitan pilihan Partai Golkar mengusung Sutarmidji sebagai Calon Gubernur Kalbar untuk kedua kalinya meskipun bukan berasal dari Kader Golkar, menurut Maman hal itu dikarenakan Sutarmidji dinilai oleh Golkar merupakan calon terbaik dibandingkan lainnya.
Berita Terkait
-
Banjir Bandang Rendam Jalan Nasional di Kalimantan Barat, Kendaraan Terjebak
-
6 Perusahaan Perkebunan di Kalbar Diduga Terlibat Kebakaran Lahan
-
Pontianak Optimis Capai Target Penurunan Stunting 14 Persen pada 2024
-
Tri Natali Urada, Sosok Pembaca Doa Umat Berbahasa Dayak dalam Misa Akbar di GBK Bersama Paus Fransiskus
-
Muncul Ribuan Titik Panas di Kalbar, BMKG Ingatkan Waspada Ancaman Karhutla
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Rahasia Rambut Hitam Berkilau Wanita Dayak: Manfaat Akar Kayu yang Tidak Ada di Salon Jakarta
-
Road Trip Trans Kalimantan: 5 Barang Wajib agar Mobil Tak Tumbang di Tengah Hutan
-
Bukan Oplosan, Ini Modus 'Halus' Penjualan BBM Subsidi di Kalbar yang Terungkap
-
Gawai Dayak Melawi: Ketika Budaya Tak Sekadar Dirayakan, Tapi Dipertahankan dari Zaman
-
'Kami Minta Dibebaskan', Ratusan Warga Datangi Mapolres Sanggau, Polisi Beri Waktu 3 Hari