SuaraKalbar.id - Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor (Polres) Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, berhasil menangkap tiga pemuda yang terlibat dalam kasus pencurian lima unit sepeda motor di daerah tersebut. Penangkapan dilakukan setelah penyelidikan yang dimulai sejak laporan masyarakat pada Mei 2024.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Kapuas Hulu, Inspektur Polisi Satu (Iptu) Rinto Sihombing, mengungkapkan bahwa ketiga tersangka, yang berinisial UJ (19), HN (21), dan IW (19), telah ditahan untuk proses hukum lebih lanjut.
"Ketiga tersangka melakukan aksi pencurian lima unit sepeda motor sejak Mei 2024 di enam lokasi berbeda. Pelaku sudah kami tahan untuk proses hukum," ujar Rinto pada Kamis (10/10) di Putussibau.
Para tersangka akan dijerat Pasal 363 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.
Penangkapan Berawal dari Kecurigaan Warga
Kasus pencurian ini terungkap berkat laporan masyarakat yang mencurigai perilaku UJ, salah satu tersangka. UJ diketahui tidak memiliki pekerjaan tetap, namun sering terlihat menggunakan sepeda motor yang berbeda-beda.
"Masyarakat memberikan informasi kepada kami terkait UJ yang sering berganti-ganti sepeda motor. Informasi itu kami tindaklanjuti hingga akhirnya berhasil mengamankan UJ setelah ia sempat melarikan diri," jelas Rinto.
Setelah dilakukan pemeriksaan, keterlibatan dua tersangka lainnya, HN dan IW, terungkap. Mereka diketahui melakukan aksinya pada malam hari saat situasi sepi, dan mengubah warna serta nomor polisi motor curian agar tidak mudah terdeteksi.
Modus Operandi dan Nasib Motor Curian
Rinto menambahkan, para pelaku melakukan aksinya dengan cara mencuri sepeda motor yang diparkir di berbagai tempat saat malam hari. Setelah berhasil mencuri, mereka mengganti warna dan nomor polisi sepeda motor tersebut untuk mengelabui pihak berwenang.
"Sepeda motor hasil curian itu kemudian mereka miliki dan sebagian dijual," tambahnya.
Baca Juga: Terekam CCTV! Maling Kardus Beraksi di Pontianak, Netizen: Demi Depo?
Imbauan Kepolisian kepada Masyarakat
Atas kejadian ini, Polres Kapuas Hulu mengajak masyarakat untuk lebih waspada dan meningkatkan keamanan di lingkungan masing-masing. Rinto juga mengimbau masyarakat agar segera melapor kepada pihak berwajib apabila menemukan hal yang mencurigakan atau tindak kejahatan di sekitar mereka.
"Masyarakat harus bisa menjadi polisi bagi diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak kejahatan yang bisa terjadi kapan saja," tutup Rinto.
Pihak kepolisian akan terus mengawasi wilayah tersebut guna mencegah tindak kejahatan serupa terulang di masa depan.
Berita Terkait
-
Terekam CCTV! Maling Kardus Beraksi di Pontianak, Netizen: Demi Depo?
-
Tragis! Remaja di Pontianak Tewas Dianiaya Massa Usai Kepergok Curi Mesin Molen
-
Wisatawan Asing Serbu Sungai Utik, Imigrasi Gandeng Warga Perketat Pengawasan
-
Aparat Tertibkan Tambang Emas Ilegal di Kapuas Hulu
-
4 Remaja Tertangkap Nyuri Ayam di Kubu Raya, Begini Nasibnya
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Mahasiswi Stikes PHI Bekasi Asal Ketapang Meninggal Dunia, Keluarga Minta Kematian Diusut Tuntas
-
UMKM Kuliner Pontianak Manfaatkan Layanan Pengiriman untuk Jangkau Pasar Nasional
-
Uang Negara Rp1,4 Triliun Berhasil Diselamatkan, Kejati Pastikan Perbankan Tak Nikmati Dana Ilegal
-
Ratusan Mahasiswa Kalbar Gelar Aksi di Digulis, Bawa 16 Tuntutan untuk Pemerintah