SuaraKalbar.id - Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Barat (Kalbar), Sutarmidji dan Didi Haryono, siap menghadapi debat publik kedua Pilgub Kalbar yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalbar.
Debat ini dijadwalkan berlangsung di Kota Singkawang pada Selasa (5/11/2024) malam dengan tema "Pembangunan infrastruktur untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, pengelolaan sumber daya alam yang ramah lingkungan, serta menyelesaikan persoalan daerah."
Didi Haryono menyatakan, dirinya dan Sutarmidji tidak melakukan persiapan khusus untuk debat kali ini. Menurutnya, mereka lebih berfokus pada penyampaian visi dan misi serta konsep-konsep pembangunan Kalbar ke depan, terutama dalam menyelesaikan permasalahan infrastruktur yang belum tuntas.
Didi mengungkapkan akan menawarkan ide-ide konkret yang relevan dengan kebutuhan masyarakat Kalbar. Dengan komitmen menyelesaikan pembangunan infrastruktur dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Didi menilai, tema debat kedua ini sangat sesuai dengan program prioritas yang diusung oleh pasangan Midji-Didi. Fokus mereka adalah menuntaskan pembangunan infrastruktur yang masih tertinggal serta memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik.
Di bawah kepemimpinan Sutarmidji selama lima tahun terakhir, Kalbar telah mencatatkan kemajuan signifikan dalam pembangunan infrastruktur. Didi mengungkapkan bahwa pada awal masa jabatan Sutarmidji, hanya 49 persen jalan provinsi yang berkategori “mantap.” Kini, di akhir masa jabatannya, angka tersebut telah meningkat menjadi 80 persen.
“Ke depan, kita targetkan jalan yang belum tuntas sekitar 20 persen ini akan kita selesaikan," jelas Didi.
Selain itu, Didi menegaskan bahwa pasangan Midji-Didi juga akan fokus pada peningkatan pelayanan publik dan menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat Kalbar. Mereka siap bekerja keras untuk menjawab setiap tantangan yang ada.
“Lima tahun kepemimpinan Sutarmidji sendiri sudah terbukti bagaiamana beliau berkomitmen mengatasi berbagai persoalan daerah. Kalau mendapat amanah masyarakat kedeapn tentu kita akan bekerja maksimal menjawab persoalan daerah," pungkasnya.
Baca Juga: Ekspor Kratom Dibuka, Sutarmidji: Perjuangan Panjang yang Membuahkan Hasil
Berita Terkait
-
Ekspor Kratom Dibuka, Sutarmidji: Perjuangan Panjang yang Membuahkan Hasil
-
Rp235 Miliar untuk Sintang! Bukti Sutarmidji Bukan Hanya Gubernur Pontianak
-
IPM Kalbar Meroket! Bukti Nyata Komitmen Sutarmidji di Bidang Pendidikan
-
Janji Bedah 10 Ribu Rumah di Periode Kedua, Sutarmidji: Kalau Tidak Percaya, Lihat Saja
-
Program Vokasi Usang? Sutarmidji Kritik Tajam Solusi Pengangguran Norsan di Debat Pilgub Kalbar
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro Naikkelaskan Jutaan UMKM
-
Dari PMI Jadi Pengusaha, Tati Purwanti Bawa Bubur Cirebon ke Jantung Kota Taipei
-
Bantu PMI Kelola Keuangan di Taiwan, Inovasi BRImo Raih Penghargaan IDX Channel 2026
-
DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026, Konsisten Perkuat Investasi Berkelanjutan
-
Kemenhut Tangkap DPO Pemodal Illegal Logging di Kalteng Setelah 3 Bulan Buron