SuaraKalbar.id - Luak Kue merupakan salah satu makanan tradisional yang selalu hadir saat perayaan Imlek. Kudapan berbahan dasar ketan ini memiliki arti mendalam dalam budaya Tionghoa, terutama dalam ritual sembahyang.
Ketua Majelis Agama Konghucu Pontianak, Rudy Leonardo, mengungkapkan bahwa Luak Kue melambangkan hubungan manusia dengan Tuhan.
Luak Kue, yang dibuat dari ketan dan digoreng hingga berwarna kecokelatan, biasanya disajikan dalam prosesi sembahyang menjelang Imlek atau pada perayaan Cap Ji Gwe Jiap Si, yaitu tanggal 24 bulan 12 dalam kalender Cina.
Pada hari tersebut, masyarakat Tionghoa juga merayakan Ji Si Siang Ang atau Song Wang, yang merupakan festival untuk mengantar Dewa Dapur, Zao Jun, ke surga.
Rudy menambahkan bahwa Luak Kue dulunya hanya dibuat dari ketan tanpa isian. Namun, seiring waktu, variasinya semakin beragam dengan penambahan isian seperti kelapa dan kacang hijau.
Salah satu pembuat Luak Kue di Pontianak, Yo Xiang Kiang (74), menyebutkan bahwa permintaan akan kudapan ini meningkat drastis setiap menjelang Imlek.
Sebelumnya, Xiang Kiang mampu memproduksi hingga seribu Luak Kue saat Imlek. Namun, karena keterbatasan fisik, ia kini hanya dapat menerima pesanan dalam jumlah ratusan setiap tahunnya.
Luak Kue hasil buatannya dijual seharga Rp 4 ribu per biji dan tetap menjadi favorit pelanggan setianya. Mengenai resep pembuatan kue ini, Xiang Kiang menjelaskan bahwa ia telah membuatnya selama puluhan tahun, sehingga sudah sangat hafal proses pembuatannya.
Selain Luak Kue, Xiang Kiang juga memproduksi kudapan khas Tionghoa lainnya seperti bacang, bapao, dan bola talas, yang juga memiliki banyak penggemar.
Baca Juga: Rayakan Imlek 2025 dengan BBQ All You Can Eat & Barongsai di Aston Pontianak!
Berita Terkait
-
Rayakan Imlek 2025 dengan BBQ All You Can Eat & Barongsai di Aston Pontianak!
-
Daftar Harga Pangan Jelang Imlek dan Cap Go Meh di Pontianak
-
Super Air Jet Tambah Penerbangan di Bandara Singkawang untuk Imlek dan Cap Go Meh 2025
-
Ular Emas Raksasa Hadir di Singkawang! Intip Rangkaian Acara Imlek & Cap Go Meh 2025
-
Laris Manis! Masyarakat Kalbar Serbu Pernak-Pernik Jelang Imlek 2575
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Cara Menghilangkan Bekas Luka Gatal dengan Salep Herbal Lokal Khas Suku Dayak, Benarkah Ampuh?
-
Tips Memilih Helm yang Nyaman dan Tidak Bikin Pusing untuk Perjalanan Jauh Trans Kalimantan
-
Dana Hibah Rp15 Miliar Kampus di Singkawang Diusut, Mengapa Sempat Masuk Rekening Pribadi?
-
7 Hal yang Menentukan Harga AC di Pasaran
-
BMKG: Kalbar Masuk Waspada 6-12 April, Hujan Turun Tapi Risiko Karhutla Meningkat