Dalam tradisi masyarakat Indonesia, waktu ini sering diisi dengan kegiatan berkumpul bersama keluarga sambil menikmati takjil dan hidangan berbuka.
Setelah itu, salat Isya’ dapat dilaksanakan mulai pukul 19:05 WIB, menutup rangkaian ibadah wajib dalam sehari.
Jadwal imsakiyah dan salat ini tidak hanya berfungsi sebagai pengingat waktu ibadah, tetapi juga mencerminkan keteraturan alam semesta yang telah diatur oleh Sang Pencipta.
Dalam Al-Qur’an, Allah SWT berfirman dalam Surah Ar-Rahman ayat 5, “Matahari dan bulan beredar menurut perhitungan.”
Ayat ini menjadi dasar bagi umat Islam untuk memanfaatkan pergerakan matahari dan bulan sebagai pedoman waktu, termasuk dalam menentukan jadwal salat.
Bagi masyarakat modern, jadwal seperti ini juga mudah diakses melalui berbagai platform, mulai dari cetakan kalender, aplikasi ponsel, hingga situs web resmi lembaga keagamaan.
Di Indonesia, Kementerian Agama biasanya menjadi rujukan utama dalam menyusun jadwal imsakiyah yang disesuaikan dengan zona waktu masing-masing daerah.
Perbedaan waktu antarwilayah, meskipun tidak terlalu besar di zona WIB, tetap menjadi perhatian agar ibadah dapat dilaksanakan secara serentak dan tepat.
Penting untuk dicatat bahwa jadwal ini bersifat spesifik untuk wilayah tertentu, dalam hal ini Pontianak.
Baca Juga: Warga Pontianak Berharap Ada Subsidi Bahan Dasar Meriam Karbit untuk Lestarikan Tradisi
Bagi umat Islam yang berada di luar Pontianak atau di zona waktu lain seperti WITA dan WIT, disarankan untuk menyesuaikan jadwal sesuai lokasi masing-masing.
Perbedaan beberapa menit bisa terjadi akibat letak geografis dan garis bujur yang memengaruhi waktu terbit dan terbenamnya matahari.
Di tengah kesibukan sehari-hari, jadwal imsak dan salat ini menjadi pengingat akan pentingnya menjaga hubungan dengan Allah SWT.
Dalam kehidupan yang serba cepat, meluangkan waktu untuk salat lima waktu dapat menjadi oase ketenangan bagi jiwa.
Semoga dengan adanya jadwal ini, umat Islam dapat menjalankan ibadah dengan lebih istiqamah dan penuh kesadaran.
Mari sambut hari ini dengan semangat ibadah dan kebaikan!
Berita Terkait
-
Warga Pontianak Berharap Ada Subsidi Bahan Dasar Meriam Karbit untuk Lestarikan Tradisi
-
3 Eks Pejabat Bank Kalbar Jadi Buronan Kejati dalam Kasus Korupsi Pengadaan Tanah
-
Dari Nol Hingga Khatam: Perjuangan Mualaf Pontianak Belajar Al-Quran di Bulan Ramadhan
-
Kapal Tanker Pertamina Kencing di Pontianak: Skandal BBM Bersubsidi Kembali Gegerkan Pertamina!
-
Tugu Khatulistiwa Pontianak Muncul di Promosi Squid Game Season 3
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Kebakaran di Nanga Pinoh di Momen Lebaran 2026, Sejumlah Bangunan Hangus Terbakar
-
Waspada! Potensi Hujan Sedang di Kalbar Hingga Akhir Maret 2026
-
Jangan Langsung Dicuci! Ini Cara Merawat Baju Olahraga Agar Tetap Awet dan Tidak Bau
-
5 Tanda Anak Kekurangan Protein yang Sering Tidak Disadari, Orang Tua Harus Tahu!
-
Antrean BBM Panjang di Pontianak, Warga Sudah Resah: Benarkah Tidak Langka?