- Mantan pembalap nasional BJ (43) ditangkap Satresnarkoba Polres Kubu Raya pada Selasa (2/12/2025) terkait narkotika.
- BJ menyelundupkan sabu seberat 5,05 gram yang dikemas kopi bubuk melalui kargo Bandara Supadio.
- Pelaku mengaku telah empat kali mengirim sabu ke Bandung dan kini terjerat UU Narkotika.
SuaraKalbar.id - Perjalanan hidup BJ (43), mantan pembalap nasional asal Kalimantan Barat, berakhir di jalur gelap setelah upaya penyelundupan narkotika yang dilakukannya terbongkar.
Ia diamankan Tim Labubu Satresnarkoba Polres Kubu Raya pada Selasa (2/12/2025), setelah sabu yang dikemas dalam kopi bubuk tujuan Pontianak–Bandung terdeteksi oleh Tim K9 Bea Cukai Pontianak di kargo Bandara Internasional Supadio.
Kasat Narkoba Polres Kubu Raya, AKP Sagi melalui Kasubsi Penmas Aiptu Ade, membenarkan penangkapan tersebut.
Ade menjelaskan bahwa paket tersebut awalnya tampak seperti barang kargo biasa, namun anjing pelacak memberikan respons kuat yang mengarah pada dugaan adanya zat terlarang.
“Sabu tersebut dikemas dengan kopi bubuk dengan tujuan untuk menetralisir penciuman anjing pelacak milik K9 Bea Cukai Pontianak,” ujar Ade, Senin (8/12/2025).
Pemeriksaan lanjutan menemukan narkotika jenis sabu seberat bruto 5,05 gram.
Agar jaringan pelaku tidak sempat menghilangkan jejak, petugas Bea Cukai segera berkoordinasi dengan Tim Labubu Polres Kubu Raya untuk pendalaman cepat.
Identitas Pengirim Terungkap, Mantan Atlet Diringkus
Melalui serangkaian analisis barang bukti dan penelusuran digital, identitas pengirim paket berhasil diungkap.
BJ ditangkap Tim Labubu saat baru turun dari kendaraannya dan hendak masuk ke rumahnya, tak jauh dari lokasi jasa pengiriman tempat paket tersebut diserahkan.
Baca Juga: Banjir Rob Rendam Empat Desa di Teluk Pakedai, Polisi Lakukan Monitoring dan Imbau Warga Waspada
Meski sempat mengelak, bukti digital di ponselnya membuka fakta keterlibatan pelaku.
“Awalnya pelaku tidak mengakui perbuatannya. Namun setelah bukti kuat ditunjukkan, BJ mengakui sudah empat kali mengirimkan barang haram tersebut ke Kota Bandung,” tegas Ade.
BJ kemudian dibawa ke Polres Kubu Raya untuk proses penyidikan lebih lanjut.
Mengejar Pemasok di Pontianak Timur
Dalam pemeriksaan awal, BJ menyebut seorang pria berinisial G yang berdomisili di Pontianak Timur sebagai pemasok sabu.
“Untuk pemasoknya, masih kami dalami. Tim Labubu terus melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap jaringan secara menyeluruh,” jelas Ade.
Dari prestasi di lintasan balap hingga terperosok ke dunia kriminal, BJ kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.
Berita Terkait
-
Banjir Rob Rendam Empat Desa di Teluk Pakedai, Polisi Lakukan Monitoring dan Imbau Warga Waspada
-
RSUD Tuan Besar Syarif Idrus Ditargetkan Rampung Akhir 2025
-
Bupati Sujiwo Siapkan Langkah Antisipasi Bencana
-
Petugas Lapas Sintang Gagalkan Penyelundupan Sabu Dalam Paket Makanan
-
Kecelakaan Maut di Kubu Raya Tewaskan Remaja 17 Tahun, Polisi Buru Truk Misterius
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
BRI Raih 4 Penghargaan, Perkuat Komitmen Dukung Digitalisasi dan UMKM
-
BRI Konsisten Buyback Saham untuk Optimalkan Nilai Pemegang Saham
-
Sempat Mangkir, Pamar Lubis Kini Ditahan Polda Kalbar
-
BRI Buka Peluang Karier Bagi Talenta Muda Lewat Program Magang Nasional
-
BRI Rayakan Perjalanan 131 Tahun dengan Semangat Kolaborasi dan Kepedulian