- Helikopter PK-CFX hilang kontak dalam penerbangan rute Melawi menuju Kubu Raya pada Kamis, 16 April 2026 malam.
- Tim SAR gabungan menemukan puing helikopter serta delapan korban meninggal dunia di kawasan hutan perbukitan Sekadau.
- Seluruh jenazah berhasil dievakuasi melalui jalur udara menuju RS Bhayangkara Pontianak untuk menjalani proses identifikasi lebih lanjut.
SuaraKalbar.id - Helikopter PK-CFX dilaporkan jatuh di wilayah Sekadau, Kalimantan Barat, setelah sebelumnya hilang kontak saat penerbangan dari Melawi menuju Kubu Raya, Kamis (16/4/2026). Seluruh korban berhasil ditemukan dan dievakuasi oleh tim gabungan dalam operasi yang berlangsung di medan ekstrem.
Berikut kronologi lengkap helikopter PK-CFX sejak awal kejadian hingga seluruh korban berhasil dievakuasi.
1. Kamis, 16 April 2026: Hilang Kontak Tanpa Sinyal
Helikopter PK-CFX dilaporkan hilang kontak saat melakukan penerbangan dari wilayah Melawi menuju Kubu Raya. Komunikasi terputus secara tiba-tiba. Tidak ada sinyal darurat yang dikirim oleh awak.
Kepala Kantor SAR Pontianak, I Made Junetra, menyebut laporan awal diterima pada malam hari. “Setelah menerima kabar sekitar pukul 19.10 WIB, tim gabungan langsung bergerak menuju lokasi yang diduga menjadi titik jatuhnya helikopter,” ujarnya.
Kondisi ini menjadi titik awal operasi pencarian besar-besaran.
Setelah pencarian intensif, puing helikopter akhirnya ditemukan di kawasan hutan perbukitan Sekadau. Lokasi jatuhnya helikopter berada di medan yang tidak bersahabat—lereng curam dengan vegetasi lebat dan akses terbatas.
Penemuan ini mengonfirmasi bahwa helikopter PK-CFX mengalami kecelakaan di wilayah tersebut. Tim SAR gabungan kemudian menemukan seluruh korban yang berada di dalam helikopter.
Total terdapat delapan orang, terdiri dari dua kru dan enam penumpang. “Dari pukul 19.00 sampai 22.00 WIB, seluruh korban berhasil ditemukan dan dimasukkan ke dalam kantong jenazah,” kata I Made Junetra.
Baca Juga: Helikopter Jatuh di Sekadau: Apa Penyebab PK-CFX Jatuh? Ini Dugaan Awal
Penemuan ini sekaligus mengakhiri fase pencarian, namun membuka fase berikutnya yang tidak kalah berat: evakuasi.
Proses evakuasi korban helikopter jatuh di Sekadau berlangsung sejak malam hingga dini hari. Medan ekstrem menjadi tantangan utama. Kemiringan lereng mencapai sekitar 45 derajat, membuat setiap langkah tim SAR penuh risiko.
“Pukul 05.00 WIB seluruh korban sudah berada di posko. Kami mengutamakan keselamatan tim karena kondisi medan sangat ekstrem,” jelas Junetra.
Awalnya, evakuasi direncanakan melalui jalur darat. Namun karena risiko tinggi, tim memutuskan menggunakan jalur udara.
2. Korban Diterbangkan ke Pontianak
Setelah seluruh korban berhasil dikumpulkan di posko, evakuasi dilanjutkan dengan menggunakan helikopter. Korban diterbangkan menuju Lanud di Kubu Raya sebelum akhirnya dibawa ke RS Bhayangkara Pontianak.
Tag
Berita Terkait
-
Helikopter Jatuh di Sekadau: Apa Penyebab PK-CFX Jatuh? Ini Dugaan Awal
-
Helikopter Jatuh di Sekadau: 8 Nama Korban PK-CFX, Dari Pilot hingga Penumpang
-
Tangis Pecah di RS Bhayangkara! 8 Kantong Jenazah Korban Helikopter PK-CFX Datang Bersamaan
-
6 Penumpang Helikopter PK-CFX Ditemukan Tewas di Hutan Sekadau
-
Ini Identitas 8 Penumpang Helikopter PK-CFX yang Jatuh, Pilot hingga Penumpang Terungkap
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
PN Pontianak Tolak Praperadilan Pamar Lubis, Penyidikan Dugaan Penyerobotan Lahan Berlanjut
-
Belajar Rupiah dari Anak-Anak: Nilainya Berbeda, Bangganya Harus Sama
-
IPOSC 2026 Digelar Saat Karhutla Parah, Muncul Desakan agar Acara Sawit Dibatalkan
-
KM Virgo 8 Dikira Tenggelam, Menhub Ungkap Kondisi Terbaru Kapal Ternyata Terbalik
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro Naikkelaskan Jutaan UMKM