- Helikopter PK-CFX hilang kontak dalam penerbangan rute Melawi menuju Kubu Raya pada Kamis, 16 April 2026 malam.
- Tim SAR gabungan menemukan puing helikopter serta delapan korban meninggal dunia di kawasan hutan perbukitan Sekadau.
- Seluruh jenazah berhasil dievakuasi melalui jalur udara menuju RS Bhayangkara Pontianak untuk menjalani proses identifikasi lebih lanjut.
Langkah ini diambil untuk mempercepat proses penanganan sekaligus mengurangi risiko perjalanan darat yang panjang.
Setibanya di Pontianak, delapan kantong jenazah tiba hampir bersamaan di RS Bhayangkara. Suasana duka langsung terasa.
Kepala RS Bhayangkara Pontianak, Josef Ginting, memastikan seluruh jenazah telah diterima. “Ada 8 jenazah yang kami terima. Saat ini proses identifikasi dilakukan oleh Bidokkes Polda Kalbar,” ujarnya.
Selain jenazah, barang pribadi korban juga digunakan untuk membantu proses identifikasi.
Meski seluruh rangkaian evakuasi telah selesai, penyebab pasti kecelakaan helikopter PK-CFX masih belum diumumkan. Pihak berwenang menyatakan proses investigasi masih berlangsung.
Sejumlah faktor seperti cuaca, kondisi medan, hingga kemungkinan gangguan teknis masih menjadi bagian dari analisis awal. Dari hilang kontak hingga evakuasi, kronologi helikopter jatuh di Sekadau menunjukkan betapa cepat tragedi ini terjadi.
Dalam hitungan jam, sebuah penerbangan berubah menjadi peristiwa yang merenggut delapan nyawa sekaligus. Kini, publik menunggu jawaban pasti—apa yang sebenarnya terjadi di balik kecelakaan helikopter PK-CFX ini.
Tag
Berita Terkait
-
Helikopter Jatuh di Sekadau: Apa Penyebab PK-CFX Jatuh? Ini Dugaan Awal
-
Helikopter Jatuh di Sekadau: 8 Nama Korban PK-CFX, Dari Pilot hingga Penumpang
-
Tangis Pecah di RS Bhayangkara! 8 Kantong Jenazah Korban Helikopter PK-CFX Datang Bersamaan
-
6 Penumpang Helikopter PK-CFX Ditemukan Tewas di Hutan Sekadau
-
Ini Identitas 8 Penumpang Helikopter PK-CFX yang Jatuh, Pilot hingga Penumpang Terungkap
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Pendapatan Hampir Sesuai Target, Mengapa Ada Rp138 Miliar Dana Tersisa di APBD Pontianak?
-
Tak Terhalang Batas Negara, Dayak Bidayuh RI dan Malaysia Bersatu di Gawia Sowa 2026
-
Sering Belanja di Malaysia? Ini Barang Elektronik yang Bisa Dibawa Masuk lewat Entikong Tanpa Biaya
-
Daya Beli dan Industri Menjaga Ekonomi Kalbar Tetap Tumbuh di Tengah Tekanan Global
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang