Tasmalinda
Jum'at, 17 April 2026 | 15:53 WIB
Helikopter jatuh di Sekadau: kronologi PK-CFX, dari hilang kontak hingga evakuasi
Baca 10 detik
  • Helikopter PK-CFX hilang kontak dalam penerbangan rute Melawi menuju Kubu Raya pada Kamis, 16 April 2026 malam.
  • Tim SAR gabungan menemukan puing helikopter serta delapan korban meninggal dunia di kawasan hutan perbukitan Sekadau.
  • Seluruh jenazah berhasil dievakuasi melalui jalur udara menuju RS Bhayangkara Pontianak untuk menjalani proses identifikasi lebih lanjut.

Langkah ini diambil untuk mempercepat proses penanganan sekaligus mengurangi risiko perjalanan darat yang panjang.

Setibanya di Pontianak, delapan kantong jenazah tiba hampir bersamaan di RS Bhayangkara. Suasana duka langsung terasa.

Kepala RS Bhayangkara Pontianak, Josef Ginting, memastikan seluruh jenazah telah diterima. “Ada 8 jenazah yang kami terima. Saat ini proses identifikasi dilakukan oleh Bidokkes Polda Kalbar,” ujarnya.

Selain jenazah, barang pribadi korban juga digunakan untuk membantu proses identifikasi.

Meski seluruh rangkaian evakuasi telah selesai, penyebab pasti kecelakaan helikopter PK-CFX masih belum diumumkan. Pihak berwenang menyatakan proses investigasi masih berlangsung.

Sejumlah faktor seperti cuaca, kondisi medan, hingga kemungkinan gangguan teknis masih menjadi bagian dari analisis awal. Dari hilang kontak hingga evakuasi, kronologi helikopter jatuh di Sekadau menunjukkan betapa cepat tragedi ini terjadi.

Dalam hitungan jam, sebuah penerbangan berubah menjadi peristiwa yang merenggut delapan nyawa sekaligus. Kini, publik menunggu jawaban pasti—apa yang sebenarnya terjadi di balik kecelakaan helikopter PK-CFX ini.

Load More