- Warga Kalimantan Barat kini sering berwisata belanja barang bermerek ke Sarawak, Malaysia, melalui jalur darat Pos Lintas Batas Negara Entikong.
- Wisatawan memanfaatkan perjalanan lintas batas ini untuk membeli produk fashion dan makanan dengan harga lebih terjangkau saat akhir pekan.
- Pelancong diimbau merencanakan daftar belanja, memantau nilai tukar mata uang, serta mematuhi aturan bea cukai sebelum melakukan perjalanan darat.
Barang-barang seperti ini dinilai punya selisih harga yang cukup terasa dibanding pasar lokal Indonesia.
5. Perhatikan Aturan Bea Cukai
Sebelum pulang ke Indonesia, wisatawan juga perlu memahami aturan barang bawaan lintas negara. Hindari membawa barang dalam jumlah berlebihan yang bisa dianggap untuk tujuan perdagangan tanpa izin.
Selain itu simpan nota pembelian, gunakan barang secara wajar, dan patuhi aturan bea cukai yang berlaku.
6. Pilih Transportasi yang Paling Efisien
Banyak warga Kalbar memilih naik travel atau bus lintas negara karena lebih hemat dibanding penerbangan langsung.
Perjalanan darat dari Pontianak menuju Kuching sendiri biasanya memakan waktu sekitar 8–10 jam tergantung kondisi jalan dan antrean imigrasi.
Meski cukup panjang, banyak wisatawan justru menikmati road trip ini karena bisa sekalian wisata kuliner dan berburu oleh-oleh khas Malaysia.
Belakangan, konten wisata belanja Malaysia lewat jalur Entikong juga mulai ramai di TikTok dan YouTube.
Banyak kreator membagikan pengalaman berburu sneakers murah, belanja cokelat, hingga haul fashion branded dari Malaysia.
Baca Juga: Viral Bus Pontianak-Kuching 2026, Interiornya Disebut Mirip Pesawat dan Tiketnya Bikin Kaget
Fenomena ini membuat wisata lintas batas kembali ramai diminati, terutama oleh anak muda dan keluarga yang ingin liburan singkat dengan pengalaman berbeda.
Namun sebelum berangkat, wisatawan tetap disarankan mengecek masa berlaku paspor, aturan imigrasi terbaru, serta kebijakan bea cukai Indonesia dan Malaysia agar perjalanan tetap aman dan nyaman.
Tag
Berita Terkait
-
'Kami Minta Dibebaskan', Ratusan Warga Datangi Mapolres Sanggau, Polisi Beri Waktu 3 Hari
-
Banjir Putus Akses Jalan ke PLBN Entikong, Warga Terjebak di Perbatasan
-
13.035 Orang Melintasi PLBN Entikong Selama Arus Balik Lebaran
-
Antrian PLBN Entikong Membludak, Publik Minta Kemenhub Kembalikan Status Internasional ke Bandara Supadio
-
Kembali Viral Kisah Nursaka, Rela PP Malaysia-Indonesia demi Bisa Sekolah di Entikong Kalbar
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
BRI Perkuat Ekonomi Daerah Lewat Transformasi BRILink Agen
-
Bea Cukai Kalbagbar Gagalkan Penyelundupan 2,7 Juta Rokok Ilegal
-
Karhutla Ganggu Kualitas Udara, 934 Kasus ISPA Tercatat di Kayong Utara
-
BRI Sambut Positif Penempatan Dana SAL, Fokus Dorong Pembiayaan UMKM
-
BRI Catat Setoran Pajak Rp8,1 Triliun pada Kuartal I 2026, Pengamat Soroti Peran Danantara