Indeks Terpopuler News Lifestyle

Ikut Tren Balap Lari Liar, Remaja di Pontianak Ngaku Cari Kesenangan

Husna Rahmayunita Rabu, 16 September 2020 | 13:49 WIB

Ikut Tren Balap Lari Liar, Remaja di Pontianak Ngaku Cari Kesenangan
Dua orang pebalap lari liar adu lari berjarak 100 meter di Jalan Raya Ciri Mekar, Cibinong, Kabupaten Bogor , Jawa Barat, Sabtu dini hari (12/9/2020). [ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya]

Banyak laporan dari masyarakat yang mencemaskan terjadinya tawuran antara remaja di lokasi itu.

SuaraKalbar.id - Sekelompok remaja di Pontianak ditindak Tim Garda Khatulistiwa dari Ditsamapta Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Barat lantaran diduga melakukan aksi balap lari liar.

Remaja yang berjumlah 20 orang itu disebut-sebut menggelar aksi balap liar di Jalan Sisingamangaraja, Pontianak.

Aksi mereka menjadi sorotan warga setempat karena dinilai berpotensi memicu keributan.

Anggota Tim Garda Khatulistiwa, Bripka Ruly Panjaitan menuturkan pihaknya langsung bergerak setelah mendapat banyak laporan dari masyarakat yang mencemaskan terjadinya tawuran antara remaja di lokasi itu.

"Kalau masalah keterangan dapat informasi dari masyarakat itu sangat banyak disitu takut terjadi tawuran makanya tim Garda Khatulistiwa kemudian mendatangi TKP sekitar jam 12 malam dan memang benar adanya remaja yang ngumpul tetapi tidak ada yang melakukan tindakan tawuran," ungkapnya saya dikonfirmasi suarakalbar.co.id  --jaringan SuaraKalbar.id, Rabu (16/9/2020).

Selanjutnya, tim Garda Khatulistiwa mengamankn sejumlah remaja yang terlibat untuk diinterogasi serta mengecek apa saja yang dibawa para remaja tersebut.

"Kita amankan dan kita interogasi di tempat kejadian serta kita geledah tidak menemukan senjata tajam, dari surat menyuratnya lengkap dan rata-rata masih di bawah umur dan bersekolah," sambungnya.

Rully mengatakan sebenarnya ada banyak remaja yang berada di lokasi kejadian. Namun hanya 20 orang yang ditertibkan. Dari 20 remaja tersebut, satu orang di antaranya adalah perempuan.

Menurut Rully, sejauh ini, para remaja mengaku berkumpul hanya untuk bersenang-senang.

“Ramai yang berkumpul tapi yang di TKP sekitar kurang lebih 20 orang.  Ada yang perempuan, satu orang yang diamankan selebihnya laki-laki. Sebagian mereka mengatakan suka-suka dan ngikut kawan,” ungkap 
Ruly.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait