“Ya saya tahu kalau suami saya postif HIV, saya meyakini itu. Kan sudah berkali-kali berhubungan badan dengan saya. Ditambah suami saya sering jajan wedokan (seks dengan wanita) di tempat yang dulu saya bekerja,” katanya.
Walau suaminya sering "jajan," hubungan dengannya tetap harmonis. Perempuan hanya fokus pada perkembangan anaknya. Dia berharap anak-anaknya jangan sampai kena HIV.
“Yang namanya ibu pasti mengharapkan anak-anaknya bisa mendapatkan kehidupan yang layak dan mempunyai masa depan yang cerah,” katanya.
Baca Juga:Selama 2020, Kasus HIV/AIDS di Calon Ibu Kota Negara Bertambah