alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Ada Awan Cincin saat Gunung Semeru Meletus, Gus Barok: Bukan Mata Dajjal

Pebriansyah Ariefana Selasa, 01 Desember 2020 | 17:03 WIB

Ada Awan Cincin saat Gunung Semeru Meletus, Gus Barok: Bukan Mata Dajjal
Awan melingkar mirip cincin di langit Kota Kediri (Foto: Ist)

Kemunculan awan aneh tersebut bisa berkaitan dengan rangkaian kejadian alam sebelumnya.

SuaraKalbar.id - Fenomena langka muncul di langit berupa awan cincin saat Gunung Semeru meletus, Selasa (1/12/2020). Awan cincin ini mirip penggambaran mata dajjal.

Hanya saja Dosen Fakultas Dakwah – Institut Agama Islam (IAI) Tribakti Lirboyo Kediri Imam Mubarok Muslim meminta tidak mengaitkan dengan hal-hal magis dalam pemunculan awan cintin itu.

Dia menjelaskan kemunculan awan aneh tersebut bisa berkaitan dengan rangkaian kejadian alam sebelumnya.

Imam Mubarok Muslim mencontohkan, adannya Gerhana Bulan Penumbra dan kejadian alam lainnya, misalnya aktivitas gunung berapi, mulai dari Gunung Merapi, Gunung Semeru.

Baca Juga: Hanya di Indonesia, Google Maps Kalah sama Tenda Perkawinan

"Ini menunjukkan kekuasaan Allah dan jangan disalahartikan mata Dajjal atau digambarkan dengan apapun dan tidak boleh disamakan. Ini hanya kekuasaan Allah yang luar biasa," kata Gus Barok, panggilan akrabnya.

Awan melingkar mirip cincin di langit Kota Kediri Jawa Timur (Foto: Ist)
Awan melingkar mirip cincin di langit Kota Kediri Jawa Timur (Foto: Ist)

Seharusnya, kata dia, fenomena-fenomena seperti itu menyadarkan manusia tentang kekuasaan Alloh.

"Misalnya malam kita tertidur dan Allah menghidupkan kembali pada pagi hari. Atau melihat gunung yang tinggi menjulang atau aliran sungai yang mengalir dan lain sebagainnya atau melihat kelahiran bayi dan kematian," kata pria berdandan nyentrik ini.

Masih kata Gus Barok, Firman Allah tentang awan ini bisa dilihat di : QS Faathir (35): 9.

"Dan Allah, Dialah yang mengirimkan angin; lalu angin itu menggerakkan awan, maka Kami halau awan itu ke suatu negeri yang mati lalu Kami hidupkan bumi setelah matinya dengan hujan itu. Demikianlah kebangkitan itu," tutupnya.

Baca Juga: Viral Potret Google Maps Kalah sama Tenda Perkawinan, Warganet: Ku Menangis

Dikutip dari beritajatim.com, media jejaring suara.com, pagi hari di awal bulan Desember 2020, masyarakat di Kediri, Jawa Timur dihebohkan dengan fenomena alam di langit.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait