Dia menjelaskan, setelah vaksin diterima, pihaknya akan melakukan vaksinasi kepada tenaga kesehatan karena mereka merupakan orang atau profesi yang sangat berisiko untuk tertular oleh Covid-19 dan tenaga kesehatan ini diutamakan karena mereka merupakan aset berharga di masa pandemi.
Kemudian, prosedur pemberian vaksin nanti dimulai dengan pengiriman SMS blast atau berita kepada seseorang yang akan dikirimkan oleh Diskominfo, di mana pesan tersebut berisi informasi bahwa mereka akan menerima program vaksinasi. Kemudian calon penerima vaksin ini nanti akan melakukan verifikasi dan pengiriman SMS inu akan dilaksanakan pada awal Januari sampai 11 Januari.
Setelah itu, pihaknya akan menunggu persetujuan penggunaan dalam keadaan darurat untuk vaksin Sinovac dari Badan POM yang rencananya akan dikeluarkan pada tanggal 11 Januari 2021.
Jika persetujuan itu telah dikeluarkan oleh BP POM, pihaknya akan mendistribusikan vaksin Sinovac ini ke kabupaten/kota yang direncanakan akan dilakukan sekitar tanggal 12 sampai 13 Januari 2021, dan proses vaksinasi ini akan dilaksanakan pada 14 Januari sampai waktu 3 bulan ke depan. (Antara)
Baca Juga:Beredar Hoaks Seputar Vaksin Covid-19 Sinovac, Ini Fakta Menurut Bio Farma