alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Layani Pembelian BBM Subsidi Pakai Jeriken, SPBU di Kalbar Ditindak

Husna Rahmayunita Jum'at, 08 Januari 2021 | 13:09 WIB

Layani Pembelian BBM Subsidi Pakai Jeriken, SPBU di Kalbar Ditindak
Petugas mengisi bahan bakar minyak bersubsidi jenis premium di SPBU. [Antara/Zabur Karuru]

Pertamina tak kasih ampun SPBU yang nakal.

SuaraKalbar.id - SPBU 'nakal' di Kalimantan Barat yang nekat melayani pembelian BBM subsidi tanpa dilengkapi surat resmi ditindak tegas.

Hal itu PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) VI Kalimantan.

Ini menyusul temuan di media sosial Facebook terkait dugaan adanya SPBU yang melayani pembelian BBM subsidi menggunakan jeriken.

Unit Manager Communication, Relation and CSR MOR VI, Pertamina Wilayah Kalimantan, Susanto August Satria menerangkan pihaknya langsung turun tangan setelah mendapati temuan tersebut.

Baca Juga: SPBU di Pekanbaru Terbakar, Api Diduga dari Tangki Minibus saat Isi BBM

"Menanggapi informasi warga melalui media sosial itu, maka kami langsung menurunkan tim di lapangan, guna mengecek kebenaran informasi itu," ujarnya dalam keterangan tertulis seperti dikutip dari Antara, Jumat (8/1/2020.)

"Apabila ada yang membeli BBM subsidi menggunakan jeriken dan tanpa rekomendasi dan tetap dilayani oleh pihak SPBU, maka SPBU tersebut akan kami berikan sanksi," sambungnya.

Adapun SPBU yang berbuat curang tersebut yakni SPBU 6479103 yang berlokasi di Desa Sebangkau, Kecamatan Salatiga, Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat.

Sejumlah nelayan mengantre menunggu pasokan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar. [Antara/Iggoy el Fitra]
Sejumlah nelayan mengantre menunggu pasokan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar. [Antara/Iggoy el Fitra]

"Hasil pengecekan tim kami ke SPBU itu, menunjukkan bahwa terdapat penyaluran BBM jenis premium kepada masyarakat sekitar yang memiliki surat rekomendasi (untuk penggilingan padi, mesin pertanian, dan lain-lain). Tetapi kalau tanpa ada rekomendasi itu, penyaluran ke jeriken tidak diperbolehkan," ujarnya.

Lebih lanjut, dia menambahkan, pihak SPBU itu memiliki 'track record' atas pembelian BBM subsidi jenis premium menggunakan surat rekomendasi untuk mencatat transaksi pembelian.

Baca Juga: Eks Gubernur Kalbar Nilai Pembubaran FPI Sudah Tepat

"Ke depannya, SPBU tersebut akan memprioritaskan kendaraan bermotor sehingga mengurangi antrean dan pengendara untuk mendapatkan BBM sesuai dengan peruntukannya," katanya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait