2 Warga Mempawah Turut Jadi Korban
Sebelumnya dua warga Mempawah diyakini ada di dalam manifest Pesawat Sriwijaya Air SJY 182 yang hilang kontak pada pukul 14.40 WIB, Sabtu (9/1/2020).
Kedua warga Mempawah tersebut adalah tenaga pendidik di Pondok Pesantren Darussalam, Desa Sengkubang, Kecamatan Mempawah Hilir.
Kasi Pontren Kantor Kemenag Mempawah, Mulyadi, yang dihubungi suarakalbar.co.id, mengatakan, jika melihat daftar nama di manifest pesawat Sriwijaya Air SJY182 itu, ia mengakui dua nama yang bernomor urut 51 dan 52.
Baca Juga:Temannya Ada di Sriwijaya Air yang Jatuh, Ifan Seventeen: Ya Allah...
“Saya mengenali Muhammad Nur Kholif dan istrinya Agus Minarni di urut 51 dan 52 dalam daftar manifest. Semoga dugaan saya salah,” ujarnya.

Mulyadi lantas mempersilahkan suarakalbar.co.id, untuk menghubungi pihak Pondok Pesantren Darussalam terkait
kebenaran kabar tersebut.
Sementara itu, Yusdiansyah, abang kandung dari Agus Minarni, Ustadzah di Pondok Pesantren Darussalam Sengkubang, ketika dihubungi via Whatsapp, membenarkan bahwa adiknya ada di dalam pesawat tersebut.
Jatuh di perairan Kepulauan Seribu
Basarnas mengonfirmasi pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang hilang kontak, jatuh di perairan antara Pulau Laki dan Pulau Lancang, Kabupaten Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, Sabtu (9/1/2021).
Baca Juga:Basarnas Perkirakan Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 Jatuh di Kawasan Ini
"Kurang lebih jaraknya sekitar 1,5 hingga dua mil. Kalau dari Tanjung Kait itu kurang lebih tiga mil," kata Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas Bambang Suryo Aji dalam konferensi pers.