alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Banjir Kalsel, Warga Banjar Mulai Terserang Penyakit

Husna Rahmayunita Kamis, 21 Januari 2021 | 12:40 WIB

Banjir Kalsel, Warga Banjar Mulai Terserang Penyakit
Banjir Kalimantan Selatan (BPBD)

Mereka bertahan di pengungsian darurat yang ada.

SuaraKalbar.id - Banjir di Kalimantan Selatan masih meninggalkan ironi. Kekinian, warga mulai terserang penyakit.

Sepekan berlalu, banjir di sejumlah wilayah Kalsel belum surut. Bahkan ada enam desa di Kecamatan Sungaitabuk, Kabupaten Banjar yang terisolir.

Para warga tak bisa meninggalkan kampungnya karena kepungan banjir. Mereka bertahan di pengungsian yang ada.

Adapun enam desa yang terendam banjir itu yakni okbaintan, Lokbaintan Dalam, Sungai Pinang Lama, Sungai Pinang Baru, Pembantanan dan Paku Alam. Di sana ada kurang lebih 1.200 jiwa.

Baca Juga: Menteri LHK Bantah Banjir Kalsel Disebut Gara-gara Gundulnya Hutan

Salah satu tempat pengungsian darurat yang dijadikan titik kumpul warga adalah jembatan di Jalan Gubernur Syarkawi, Sungai Martapura.

Di sana, mereka hanya difasilitasi terpal sebagai atap dan beralaskan tikar plastik tipis untuk warga beristirahat, dimana dalam 1 tenda tersebut menampung 3 sampai 4 kepala keluarga.

“Keterbatasan akses jalan untuk mendatangi rumah-rumah warga pun membuat kami kewalahan untuk melakukan pelayanan kesehatan di masyarakat, untuk memudahkan pelayanan di lapangan,” kata Kepala Puskesmas Sungaitabuk 2, H Yusdie Shopian seperti dikutip dari Kanalkalimantan.com (jaringan Suara.com).

Relawan memberikan bantuan makanan kepada korban terdampak banjir di Desa Sinar Bulan, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, Jumat (4/9/2020). [ANTARA FOTO/Toni-Relawan]
Relawan memberikan bantuan makanan kepada korban terdampak banjir di Desa Sinar Bulan, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, Jumat (4/9/2020). [ANTARA FOTO/Toni-Relawan]

Saat ini tim medis Puskesmas Sungaitabuk 2 menggunankan kelotok kecil masuk ke sungai-sungai kecil dan dataran yang terendam banjir melakukan pengecekan dan pengobatan kesehatan keluarga korban banjir.

Tim Puskesmas Sungaitabuk 2 juga menyalurkan bantuan berupa sembako, keperluan bayi, balita dan ibu hamil, ibu menyusui, serta bantuan logistik yang diperolah dari donasi berbagai pihak.

Baca Juga: Apa itu Banjir Bandang: Penyebab hingga Tanda-tandanya

“Kami keluarga besar Puskesmas Sungaitabuk 2 mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya teruntuk kepada semua donatur,” ucap H Yusdie.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait