Nelayan Pulau Maya Mengeluh Sulit Beli BBM, Sekalinya Ada Harganya Mahal

"Sudah jarang ada sekali ada mahal. Ini yang memberatkan kami," kata nelayan.

Husna Rahmayunita
Kamis, 28 Januari 2021 | 10:38 WIB
Nelayan Pulau Maya Mengeluh Sulit Beli BBM, Sekalinya Ada Harganya Mahal
Ilustrasi nelayan dan hasil laut Indonesia. (Dok : Istimewa)

Terkait keluhan tersebut, anggota DPRD Kabupaten Kayong Utara Bung Tomo buka suara.

Dia meminta pengelola SPBU 3T (terdepan, terluar, terpencil) Pulau Maya bertindak. Bung Tomo berharap distribusi BBM ke Pulau Maya bisa lancar dan sesuai dengan harga yang ditentukan.

"Saya minta pihak SPBU 3T di Kecamatan Pulau Maya agar menjual BBM Subsidi ke nelayan dengan harga yang sudah di
tentukan pemerintah," ungkapnya saat dihubungi Suarakalbar.co.id, Rabu (27/1/2021).

Dia menegaskan pihak SPBU 3T harus melakukan pelayanan yang fungsional.

Baca Juga:Ditpolairud Polda Banten Bekuk Penyelundup Benih Lobster Senilai Rp6 Miliar

"Jangan seperti saat ini banyak nelayan Pulau Maya yang merasa kesulitan dan jangan hanya buka ketika minyak datang saja," tegasnya.

Sebelumnya, Pertamina untuk pertama kali mendistribusikan BBM ke Pulau Maya pada Juni 2020. Dikutip dari Antara, Pertamina membagian premium sebanyak 20 kiloliter dan solar 10 kiloliter melalui SPBU 3T. Sebelumnya masyarakat di Pulau Maya mengandalkan bensin eceran.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini