alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pemekaran Kapuas Raya Diminta Segera Terwujud, Ini Alasannya

Husna Rahmayunita Senin, 01 Maret 2021 | 18:29 WIB

Pemekaran Kapuas Raya Diminta Segera Terwujud, Ini Alasannya
Peta Kalimantan Barat (Google)

Warga menunggu respons pemerintah.

SuaraKalbar.id - Pemekaran Kapuas Raya menjadi satu provinsi baru di Kalimantan Barat terus menjadi perbincangan.

Gubernur, ahli hingga wakil rakyat kompak mengharapkan agar pemekaran Kapuas Raya segera bisa terealisasi.

Bukan tanpa sebab, adanya kebijakan itu dianggap memberikan dampak positif bagi warga Kalbar.

Ketua DPD RI, La Nyalla Mattalitti berharap pemerkaran Kapyas Raya  segera terwujud agar dapat mempercepat proses pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat..

Baca Juga: Sutarmidji: Pemekaran Kapuas Raya Jadi Provinsi Segera Terwujud

"Kami dari DPD RI juga juga berharap, usaha pemekaran provinsi baru ini dapat segera terwujud agar dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sana," kata La Nyala dalam rapat bersama Pemprov Kalbar, Bappenas, Menkopolhukam, DPR RI dan Mendagri secara virtual, Senin (1/3/2021).

Menurutnya, pembentukan Provinsi Kapuas Raya dari Kalbar bisa memberikan dampak baik bagi kesejahteraan masyarakat.

"Jika disetujui, Provinsi Kapuas Raya memiliki potensi yang luar biasa dari segi sumber dayanya dan DPD RI turut memberikan dukungan bagi kemajuan daerah karena menurutnya hal tersebut ikut memberikan kemajuan untuk negara," tuturnya.

Mantan Ketua Umum PSSI, La Nyalla Mattalitti saat ditemui di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (1/11/2019). [Suara.com / Arry SAPUTRA]
Ketua DPD RI, La Nyalla Mattalitti saat ditemui di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (1/11/2019). [Suara.com / Arry SAPUTRA]

Senada dengan hal itu, Rektor IAIN Pontianak, Dr. H. Syarif mengatakan pemekaran provinsi dapat juga memberikan peluang dalam peningkatan mutu pendidikan.

"Pemekaran provinsi ini juga bisa memberikan dampak baik dalam peningkatan mutu pendidikan," kata Syarif.

Baca Juga: Bertemu Stafsus Presiden, Gubernur Kalbar Bahas Bakal Provinsi Kapuas Raya

Dia mengatakan hal itu dapat mempengaruhi Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kalbar yang saat ini masih cukup rendah.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait