alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Bisa Digoreng, Lezatnya Ketupat Lemak Makanan Khas Lebaran di Kubu Raya

Husna Rahmayunita Jum'at, 14 Mei 2021 | 11:33 WIB

Bisa Digoreng, Lezatnya Ketupat Lemak Makanan Khas Lebaran di Kubu Raya
Ketupat lemak makanan khas Kubu Raya, Kalimantan Barat saat Lebaran. (Antara/Yunita)

Ketupat lemak banyak peminatnya.

SuaraKalbar.id - Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran identik dengan hidangan lezat nan menggugah selera. Di Kubu Raya, Kalimantan Barat ada makanan khas Lebaran, namanya ketupat lemak atau ketupat santan.

Beda dari biasanya, ketupat lemak ini biasanya digoreng sebelum disajikan. Atau bisa juga dikombinasikan dengan makanan lain.

Ketupat lemak menjadi satu di antara menu wajib untuk merayakan lebaran di Kubu Raya, pun saat pandemi melanda.

Biasanya hidangan tersebut disuguhkan kepada tamu terutama keluarga dan kerabat dekat saat berkunjung.

Baca Juga: Banyak yang Tak Tahu, Ini Sejarah Panjang dan Makna Mendalam Ketupat

"Ketupat lemak memang sudah menjadi menu wajib saat lebaran. Saat pandemi COVID-19 ini kami tetap membuat ketupat lemak namun terbatas karena hanya untuk keluarga dekat dan tetangga," ujar warga Desa Teluk Kapuas, Utin Nursida kepada Antara, Jumat (14/5/2021).

Utin berkisah, awalnya ketupat lemak memang makanan khas Sanggau. Kemudian dibawa ke Kubu Raya dan hingga saat ini banyak peminatnya.

Adapun bahan cara untuk membuat ketupat lemak yakni beras ketan yang dimasukkan ke dalam daun kelapa yang sudah dianyam. Beda dengan ketupat lain, pada umumnya ketupat lemak ini digoreng.

"Cara masaknya direbus dengan santan hingga tenggelam ditambah bumbu-bumbu penyedap selama enam jam hingga kering, diangkat baru digoreng dengan sisa santan yang masih tersisa, baru siap dimakan," papar Utin.

Ia juga mengatakan biasanya ketupat lemak dimakan dengan sambal nanas yang dicampur dengan tetelan sapi. Sementara kalangan anak muda biasanya memakannya dengan kental manis.

Baca Juga: Lepat Lau Makanan Khas Lebaran di Kalbar, Lezatnya Bikin Nagih!

"Menu tersebut sering disajikan saat keluarga dan tetangga berkunjung," terangnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait