Kabupaten Kayong Utara Kalbar Perpanjang Penyekatan Sampai 24 Mei

Setiap orang yang keluar dan masuk melalui Pelabuhan Teluk Batang diperiksa untuk menekan angka penyebaran COVID-19 di Kayong Utara.

Pebriansyah Ariefana
Rabu, 19 Mei 2021 | 11:01 WIB
Kabupaten Kayong Utara Kalbar Perpanjang Penyekatan Sampai 24 Mei
Pemerintah Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat memperpanjang penyekatan pasca larangan mudik Idul Fitri sampai 24 Mei. (Antara)

SuaraKalbar.id - Pemerintah Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat memperpanjang penyekatan pasca larangan mudik Idul Fitri sampai 24 Mei. Kayong Utara menerapkan masa perpanjang penjagaan setiap pintu masuk dan keluar ke negeri bertuah tersebut untuk mencegah penyebaran COVID-19.

Setiap orang yang keluar dan masuk melalui Pelabuhan Teluk Batang diperiksa untuk menekan angka penyebaran COVID-19 di Kayong Utara.

“Kita telah diperintahkan Bupati Kayong Utara lewat Badan Penanggulangan Bencana Daerah untuk ditambah lagi hingga seminggu ke depan, terutama untuk Satgas COVID-19 yang ada di Teluk Batang," ujar Ketua Satgas COVID- 19 Kecamatan Teluk Batang, Hambali saat dihubungi di Sukadana, Rabu (19/5/2021).

"Kami melakukan pengambilan suhu dan pengambilan data setiap orang ada di sini. Apabila suhu di atas 37,3 celcius tetap maka kami melakukan rapid test antigen kepada orang itu,” terang Hambali.

Baca Juga:Anggota DPR Ini Sebut Larangan Mudik Lebaran Cukup Berhasil

Ia mengatakan pemeriksaan dilakukan oleh pihaknya secara acak dan yang berpotensi mengidap virus dari Wuhan China tersebut.

"Jika ada penumpang yang mencurigakan, baik itu menggunakan speed boat, kelotok atau kapal motor air dan kapal feri dari Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya juga kapal dari Kota Pontianak akan kita tindak lanjuti dengan melakukan swab antigen," terangnya.

Jika hasil swab antigen positif maka pihaknya melakukan koordinasi ke Puskesmas terdekat untuk melakukan tahapan selanjutnya.

“Apabila kami melakukan swab antigen yang positif itu orang Kayong, maka kami arahkan ke Puskesmas. Selanjutnya Puskesmas bisa mengarahkan ke tempat tinggalnya. Namun jika terjadi orang luar dan positif swab antigen kami minta ia kembali dengan angkutan berikutnya,” jelas Hambali.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Bambang Suberkah mengatakan bahwa orang melakukan perjalanan ke luar Kayong Utara atau sebaliknya rentan terpapar COVID-19, sehingga pihaknya selalu rutin di jalur masuk Kayong Utara untuk melakukan penelusuran, uji dan penanganan.

Baca Juga:3.464 Orang Kena Penyekatan Larangan Mudik di Kota Singkawang

"Kami mengirimkan sampel pada orang yang bergejala khas. Kemudian mereka yang swab antigen positif jadi kebanyakan sampel yang kita kirim ke provinsi itu hasilnya positif," terangnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak