Perbedaan Kuntilanak Vs Tiyanak, Versi Urban Legend Pontianak dan Filipina

Masyarakat Indonesia dengan kuntilanak.

Husna Rahmayunita
Senin, 31 Mei 2021 | 08:00 WIB
Perbedaan Kuntilanak Vs Tiyanak, Versi Urban Legend Pontianak dan Filipina
Ilustrasi Kuntilanak dan Tiyanak [shutterstock]

SuaraKalbar.id - Perbedaan Kuntilanak dan Tiyanak, urban legend populer dari dua daerah berbeda. Kuntilanak versi urban legend Pontianak, Tiyanak dari Filipina.

Masyarakat Indonesia dan beberapa negara di Asia Tenggara tidak asing lagi dengan kuntilanak. Bahkan, jadi urban legend atau mitos yang sering disangkutpautkan dengan misteri.

Saking termasyurnya, beberapa kali hantu ini diangkat menjadi film horor beberapa kali.  Salah satu yang paling populer adalah Kuntilanak garapan Rizal Mantovani.

Lalu, dari mana kuntilanak dikenal?

Baca Juga:Terungkap, Mitos dan Fakta Rumah Bingung, Urban Legend di Tangsel

Beberapa negara di Asia Tenggara menyebut kuntilanak dengan sebutan pontianak dan puntianak atau 'perempuan mati beranak'.

Namun, di samping itu, cerita mengenai hantu dengan ciri khas rambut panjang dan baju putih ini tidak bisa dilepaskan dari asal usul Pontianak.

Dikisahkan, Syarif Abdurrahman sering diganggu kuntilanak ketika ia menyusuri Sungai Kapuas.

ILUSTRASI kuntilanak
Ilustrasi -  kuntilanak

Untuk menghalaunya, konon ia menembakkan meriam. Tempat jatuhnya meriam itu pun ia yakini sebagai tempat terbaik untuk mendirikan kasultanan.

Dalam cerita urban Indonesia, kuntilanak sering kali digambarkan sebagai wanita berbaju putih dengan rambut panjang menjuntai ke bawah. Suara tawanya menjadi ciri khas dan ditakuti oleh banyak orang.

Baca Juga:8 Tempat Wisata di Pontianak Paling Hits, Wajib Dikunjungi Para Pelancong

Selain kuntilanak, di negara Asia lain juga dikenal hantu urban legend yang disebut tiyanak. Menurut mitologi Filipina, tiyanak digambarkan sebagai bayi vampir.

Ia memiliki cakar dan juga taring yang tajam. Konon, dalam mencari mangsanya, tiyanak akan menangis di tengah hutan untuk menarik perhatian.

Mangsanya biasanya akan mencari sumber suara dan mendatanginya. Ketika ditemukan, tiyanak akan berwujud bayi manusia pada umumnya. Namun, tak berapa lama, ia akan berubah menjadi aslinya, bayi vampir.

Kisah tiyanak konon berasal dari masyarakat Mandaya di Mindanao yang meyakini tiyanak sebagai arwah anak-anak yang ibunya meninggal saat melahirkan. Bayi-bayi itu ditinggalkan tanpa ada yang merawat mereka, sehingga berubah menjadi vampir.

Namun, setelah kedatangan kolonial Spanyol, cerita ini berubah. Tiyanak dimitoskan sebagai perwujudan anak yang meninggal sebelum dibaptis.

Ia diyakini sebagai anak dari ibu yang penuh dosa karena melakukan aborsi. Hal ini tidak bisa dilepaskan dari masuknya agama Kristen di sana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini