Zona Merah, Ruang Isolasi Covid-19 di Bengkayang Penuh

Selama ini dinas dinilai kurang transparan mengumumkan perkembangan terbaru soal pandemi.

Husna Rahmayunita
Selasa, 01 Juni 2021 | 09:27 WIB
Zona Merah, Ruang Isolasi Covid-19 di Bengkayang Penuh
Tim relawan menyiapkan ruang isolasi pasien COVID-19 di Asrama Haji, Komplek Islamic Center Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Kamis (17/12/2020). [ANTARA FOTO/Adeng Bustomi]

SuaraKalbar.id - Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat berstatus zona merah Covid-19. Ruang isolasi pasien Covid-19 penuh.

Kondisi ini menjadi sorotan anggota DPRD Kabupaten Bengkayang, Martinus Khiu. Dia meminta agar dinas terkait turun tangan menambah ruang isolasi.

Selain itu, dia juga menilai selama ini dinas kurang transparan mengumumkan perkembangan terbaru soal Covid-19.

"Kami juga meminta agar ada keterbukaan informasi terkait jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 di Bengkayang. Dinas terkait bisa memperbaharui informasi Covid-19 secara berskala, sehingga masyarakat tahu dan bisa waspada," ujarnya, Senin (1/6/2021) seperti dikutip dari Antara.

Baca Juga:Bukittinggi Nyaris di Zona Merah Covid-19, Ini Kata Wali Kota

Khiu menjelaskan informasi terkait Covid19 masih sangat susah didapatkan di Bengkayang. Menurut dia, seharusnya dinas terkait bisa melakukan pemberitahuan kepada masyarakat, terutama terjadinya lonjakan kasus.

Ruang isolasi RSUD dr Koesnadi Bondowoso. (FOTO: Moh Bahri/TIMES Indonesia)
Ruang isolasi RSUD dr Koesnadi Bondowoso. (FOTO: Moh Bahri/TIMES Indonesia)

Terbaru, kata ia, informasi Covid-19 masih belum dapat penjelasan dari dinas terkait sehingga Dinkes atau RS haru segera menjelaskan pemahaman data itu.

"Pemerintah harus segera meningkatkan jumlah tempat tidur untuk perawatan pasien Covid-19, baik ruang isolasi maupun perawatan intensif. Termasuk segala peralatan penunjang," pintanya.

Khiu meminta agar pencegahan harus dilakukan secara maksimal, antara lain pengawasan lebih ketat terhadap orang masuk di wilayah Kabupaten Bengkayang.

Tak hanya itu, posko Covid-19 harus memiliki atau dibuatkan SOP agar mereka bekerja secara optimal.

Baca Juga:Anak Muda Pekanbaru Jangan Nongkrong Berkerumun, Firdaus: di Rumah Saja

"Juga boleh diinisiasi lock down/ besansam dengan kearifan lokal sebagai langkah antisipatif. pencegahan lain testing, tracing dan treatment dilakukan secara masif," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini