alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Sutarmidji Ungkap Ada Pasien Covid-19 dengan Kandungan Miliaran Virus di Kalbar

Husna Rahmayunita Jum'at, 18 Juni 2021 | 13:21 WIB

Sutarmidji Ungkap Ada Pasien Covid-19 dengan Kandungan Miliaran Virus di Kalbar
Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji. (Suara.com/Eko Susanto)

Angka kematian naik empat kali lipat.

SuaraKalbar.id - Lonjakan kasus Covid-19 terjadi di sejumlah daerah, termasuk di Provinsi Kalimantan Barat. Kasus Covid-19 meningkat begutu juga dengan angka kematiannya.

Gubernur Kalimantan Barat Sutaramidji menyebut kematian akibat Covid di Kalbar meningkat empat kali lipat dibandingkan tiga bulan lalu.

Ia lau menerangkan kondisi pasien Covid-19 di Kalbar. Ada fakta mecengangkan, yakni ditemukan pasien dengan kandungan jutaan hingga miliaran virus.

"Yang paling mengkhawatirkan, tidak untuk menakuti, ini fakta dan data yang ada, sekarang ini sudah ditemukan mereka yang positif, tapi kandungan virusnya ratusan juta copies, bahkan miliaran," kata Sutarmidji, Kamis (17/6/2021) seperti dikutip dari Antara.

Baca Juga: Covid-19 Makin Genting! Dokter Mulai Pilih-pilih Pasien untuk Diberi Oksigen

Sutarmidji mengakui dirinya rutin mengecek hasil lab dan menemukan fakta demikian.

"Ini saya baru temukan 3 kasus dari hasil lab karena saya tiap hari melihat hasil lab dan bagaimana kandungan virusnya" sambungnya.

Karenanya, ia meminta warga untuk mengikuti vaksinasi Covid-19, dengan harapan langkah ini bisa mencegah penularan.

Pasien Covid-19 di salah satu rumah sakit di Afghanistan. (Foto: Wakil KOHSAR/AFP)
Pasien Covid-19 di salah satu rumah sakit di Afghanistan. (Foto: Wakil KOHSAR/AFP)

"Memang satu-satunya cara untuk menekan ini adalah dengan vaksinasi sebanyak mungkin," ujarnya.

Dirinya berharap dengan semakin tinggi dan banyaknya masyarakat yang divaksin, maka tingkat keterjangkitan Covid-19 akan semakin rendah.

Baca Juga: Pasien COVID-19 di IGD RSUD Tangerang Membludak, 5 Ambulans Datang Bersama

"Minimal kalaupun ada yang sudah divaksin tapi masih terjangkit, itu mudah menyembuhkannya dan tidak fatal, artinya gejala tidak berat," tuturnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait