alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Resmi! Menkes Nyatakan COVID-19 Indonesia Capai Titik Tinggi

Pebriansyah Ariefana Jum'at, 25 Juni 2021 | 14:59 WIB

Resmi! Menkes Nyatakan COVID-19 Indonesia Capai Titik Tinggi
Menkes Budi Gunadi Sadikin. (instagram @sekretariatkabinet)

Menkes Budi pun menyoroti rumah sakit-rumah sakit yang penuh di Ibu Kota dan Pulau Jawa. Menkes akan menambah tempat tidur untuk rumah sakit yang penuh.

SuaraKalbar.id - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut pandemi COVID-19 Indonesia sudah sampai ke titik tinggi dengan penambahan pasien positif COVID-19 20 ribu lebih orang sehari, Kamis (24/6/2021) kemarin.

Kemenkes akan terus memonitor langkah-langkah yang bisa diambil negara.

"Situasi saat ini di Indonesia jumlah kasusnya sudah mencapai titik yang tinggi kemarin 20 ribu per hari," kata Menkes dalam keterangan pers virtual, Jumat (25/6/2021).

Menkes Budi pun menyoroti rumah sakit-rumah sakit yang penuh di Ibu Kota dan Pulau Jawa. Menkes akan menambah tempat tidur untuk rumah sakit yang penuh.

Baca Juga: Pasien Belum Negatif Covid-19 Sudah Dipulangkan, Ini Penjelasan Wisma Atlet

"Ada ratusan tempat tidur baru lengkap dengan peralatan, lengkap dengan dokter-dokter yang berpengalaman, lengkap dengan perawat perawat yang berpengalaman untuk bisa melayani para pasien yang sakit di DKI Jakarta," tambahnya.

Virus COVID-19 varian baru

Virus COVID-19 varian Delta serang 85 negara, termasuk Indonesia. Hal itu berdasarkan catatanWorld Health Organization.

Organisasi Kesehatan Dunia mencatat virus corona varian delta dudah terdeteksi di 85 negara dunia. Badan Persatuan Bangsa-Bangsa atau PBB itu menggolongkan varian delta dari virus corona sebagai penyebab Covid-19 begitu mengkhawatirkan.

Seperti dilansir Solopos.com, WHO memiliki bukti-bukti yang menunjukkan virus corona varian delta dapat mengurangi perlindungan vaksin terhadap infeksi dan penyakit.

Baca Juga: Gitaris The Changcuters Diperiksa KPK Terkait Korupsi Bansos COVID-19 di KBB

Varian delta dapat menyebabkan kehilangan substansial perlindungan bagi individu yang baru saja mendapatkan suntikan pertama vaksin Astra Zeneca.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait