Epidemiolog Kritik Tes COVID-19 Jadi Ladang Bisnis: yang Jadi Korban Rakyat Bawah

Mereka tidak dapat akses tes COVID-19 karena berbiaya mahal.

Pebriansyah Ariefana
Selasa, 29 Juni 2021 | 07:45 WIB
Epidemiolog Kritik Tes COVID-19 Jadi Ladang Bisnis: yang Jadi Korban Rakyat Bawah
Calon penumpang KRL mengikuti swab test antigen secara acak di Stasiun Bekasi, Jawa Barat, Senin (21/6/2021). [Suara.com/Dian Latifah]
Staf Politeknik Caltex Riau (PCR) mengikuti tes swab antigen di GOR Pekanbaru, Senin (24/5/2021). [Dok PCR]
Staf Politeknik Caltex Riau (PCR) mengikuti tes swab antigen di GOR Pekanbaru, Senin (24/5/2021). [Dok PCR]

"Karena testing kan penting. Kalau tidak dirubah, cakupan testing begitu aja," ucapnya.

Dicky juga mengkritik Indonesia yang minim monitoring tes Covid-19.

Menurutnya, jangankan yang di masyarakat, tes di bandara yang dekat dengan pemantauan dan keamanan saja bisa dipalsukan dan diadur ulang.

"Padahal, untuk menjamin keamanan pemeriksaan Covid-19 ya harus ada mekanisme monitoring yang kuat, ketat, dan quality assurance. Buat saya ini jadi PR besar," katanya.

Baca Juga:Kantor WFH 100 Persen karena COVID-19 Ugal-ugalan, Usulan Epidemiolog UI

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini