alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kabar Duka, Turyati Tewas Disayat-sayat, Mayat Dibuang di Kebun Sawit Solam Raya

Pebriansyah Ariefana Kamis, 05 Agustus 2021 | 13:22 WIB

Kabar Duka, Turyati Tewas Disayat-sayat, Mayat Dibuang di Kebun Sawit Solam Raya
Seorang perempuan bernama Turyati tewas disayat-sayat di kepala, tangan dan bagian tubuh lain. (ist)

Mayat Turyati penuh dengan luka ini ditemukan tepat di blok 4ZZAB kebun sawit pada Rabu, 4 Agustus 2021 sekitar pukul 14.15 Wib. Dugaan sementara adalah korban pembunuhan.

SuaraKalbar.id - Seorang perempuan bernama Turyati tewas disayat-sayat di kepala, tangan dan bagian tubuh lain. Mayat Turyati buang ke Kebun Sawit kawasan Desa Solam Raya, Kecamatan Sungai Tebelian, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat.

Mayat Turyati penuh dengan luka ini ditemukan tepat di blok 4ZZAB kebun sawit pada Rabu, 4 Agustus 2021 sekitar pukul 14.15 Wib. Dugaan sementara adalah korban pembunuhan.

Kasubbag Humas Polres Sintang Iptu Haryanto membenarkan adanya perempuan mayat perempuan ini.

Kepada suaraKalbar.id ia menceritakan, awalnya mayat korban pertama kali ditemukan oleh saksi atasnama Paijan.

Baca Juga: Sempat Bikin Resah, Harimau Sumatera di Kebun Sawit Pasaman Barat Akhirnya Tertangkap

Pada Rabu 4 Agustus 2021 sekira pukul 14.15 Wib, Paijan berada di lokasi kebun sawit blok 4ZZAB untuk mencari ikan.

"Saksi ini kemudian menemukan seseorang yang diduga berjenis kelamin perempuan dalam keadaan tergeletak di lokasi kebun sawit tersebut. Dengan posisi tengkurap serta berlumuran darah," jelas Haryanto, Kamis (5/8/2021).

Mengetahui hal tersebut, kemudian Paijan memberitahukan kepada pemilik kebun sawit yaitu Mistami dan Rohman warga RT 01 RW 01, Dusun Laman Natai.

"Bersama saksi, kedua pemilik kebun mengecek ke lokasi sawit tersebut, dan kemudian memberitahukan ke warga serta pihak Mapolsek Sungai Tebelian," kata Haryanto.

Tim inafis dari Polres Sintang pun dikerahkan. Hasil pemeriksaan dan berdasarkan keterangan dari warga desa setempat, korban diketahui bernama Turyati, ibu rumah tangga kelahiran Banyumas, 1 Agustus 1975.

Baca Juga: Kemunculan Harimau Sumatera Hebohkan Warga Pasaman Barat, Videonya Beredar di Medsos

"Informasi yang kita dapat, korban tinggal di rumah bersama suaminya Sugioni dam cucunya yang berusia lima tahun Afsya Amila Putri," beber Haryanto.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait