Menanggapi hal tersebut, dokter ahli kulit dan kelamin dr Fitria Amalia Umar, SpKK, M Kes mengatakan bahwa segala bahan yang tidak untuk kulit sebetulnya berbahaya.
Efeknya mungkin tidak terasa dalam waktu yang singkat, namun akan terjadi dalam jangka panjang.
Menurut dr Fitria, penggunaan cat sablon pada kulit sebaiknya jangan dilanjutkan untuk menjaga kesehatan. Jika masih harus beraksi, dr Fitria menyarankan supaya mengganti bahan pewarna menjadi yang lebih ramah kesehatan kulit.
Sebelum menggunakan bahan tersebut, dr Fitria juga menyarankan untuk mencobanya di lokasi tertentu pada tubuh misalnya di balik tangan.
Baca Juga:Manusia Silver: Cat yang Digunakan dan Bagaimana Cara Menghilangkannya
Setelah itu, bisa ditunggu hingga 12 jam untuk mengetahui apakah ada reaksi alergi pada tubuh atau tidak.
Jika tubuh menunjukkan reaksi alergi, maka bahan tersebut bisa diganti yang sesuai keperluan tubuh.
Seperti itulah penjelasan serba-serbi manusia silver dari cat yang digunakan manusia silver dan bagaimana cara menghilangkannya.
(Rishna Maulina Pratama)
Baca Juga:Mensos Risma Beri Pekerjaan Ibu di Tangsel yang Bayinya Jadi Manusia Silver