Sebanyak 11 sektor itu adalah perikanan tangkap, perikanan budidaya, industri pengolahan hasil perikanan, industri bioteknologi kelautan, pertambangan dan energi, pariwisata bahari, kehutanan, perhubungan laut, sumber daya pulau-pulau kecil, industri jasa maritim, dan sumber daya alam non-konvensional.
“Selain itu, sektor ekonomi kelautan menyertai sebanyak 127 juta masyarakat Indonesia di pesisir,” tambahnya lagi.
Selain itu, katanya, Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia yang memiliki posisi geografis yang sangat strategis.
“Laut Indonesia memiliki potensi sangat besar baik dari segi kekayaan alam maupun jasa lingkungan yang bisa dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan ekonomi pada tingkat lokal, regional, nasional bahkan internasional,” jelasnya.
Baca Juga:Andi Harun Beberkan Kesalahan PT Samaco Saat Mengelola Marimar-MLG, Pengamat: Anti Bisnis Kecil
Orang nomor satu di Kota Peradaban itu menekankan, Aspeksindo secara solid mendorong kemajuan Indonesia dari pinggiran.
“Kekuatan Aspeksindo dengan anggota sekitar 333 daerah kepulauan dan pesisir, akan menentukan arah pembangunan nasional di masa depan,” tegasnya mengakhiri.