Aku tak mau
Patah-patah, tangkaiku patah
Aku tak mau
Bimbang ragu
Sementara malam mulai datang
Hasratku ingin bercermin tapi
Cerminku pecah seribu, pecah seribu ho-oh (La-la-la-la-la-la-la-la la-la-la-la-la-la-la-la) ho-oh
Hanya dia (Dia, dia, dia, dia, dia, dia, dia, dia, hanya dia) Hanya dia yang ada di antara jantung hati
Tempat bermanja, tempatnya rindu
Baca Juga:Rapat Banmus di Kantor DPRD Mempawah Ricuh, Sempat Diwarnai Aksi Saling Lempar Mic dan Kursi
Tempat curahan hati yang damai