Menurut Jansen, hal tersebut dilakukan sebagai langkah penegakan hukum karena beberapa rekan warga telah melakukan perlawanan dengan mengeluarkan senjata tajam saat akan menangkap seorang warga bernama Suharjo yang merupakan pelaku pencurian kelapa sawit dan masuk daftar pencarian orang.
"Anggota sudah mengeluarkan tembakan peringatan sebanyak 3 kali, tapi tak diindahkan," ungkap Jansen.
Kontributor: Maria
Baca Juga:Penembakan AS: Suami Guru Korban Penembakan Meninggal Dunia Akibat Berduka