facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Viral Pesawat Presiden Jokowi Berputar 360 Derajat di Sekitar Perbatasan Iran dan Turki, Ini Penjelasan Istana

Bella Selasa, 28 Juni 2022 | 10:00 WIB

Viral Pesawat Presiden Jokowi Berputar 360 Derajat di Sekitar Perbatasan Iran dan Turki, Ini Penjelasan Istana
Pesawat yang memboyong Presiden Joko Widodo atau Jokowi ke Jerman sempat berputar di Turki. (Flightradar24).

Publik dibuat bertanya-tanya dengan peristiwa berputarnya pesawat Presiden Joko Widodo di Sekitar Perbatasan Iran dan Turki ketika sedang dalam perjalanan menuju Jerman.

SuaraKalbar.id - Beberapa waktu lalu publik dibuat bertanya-tanya dengan peristiwa berputarnya pesawat Presiden Joko Widodo di Sekitar Perbatasan Iran dan Turki ketika sedang dalam perjalanan menuju Jerman.

Terkait hal itu, Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin menjelaskan, Pesawat Garuda Indonesia (GIA-1) yang ditumpangi Presiden Joko Widodo dan rombongan sempat berputar-putar karena waktu ketibaan di Munich, Jerman, lebih cepat dari perkiraan.

"Hal itu berkaitan dengan waktu ketibaan di Munich, Jerman, dimana pesawat GIA-1 diperkirakan tiba lebih cepat dari slot waktu yang disediakan," katanya saat dihubungi dari Jakarta, Senin.

Penerbangan di sekitar wilayah Munich, Jerman, itu dilakukan agar waktu pendaratan pesawat Presiden Jokowi tepat sesuai dengan jadwal.

Baca Juga: Hasil Piala Presiden 2022: Persita Tangerang Bungkam Persis Solo di Manahan

"Agar kedatangan pesawat GIA-1 sesuai dengan jadwal yang ditetapkan, pilot melakukan holding guna menyesuaikan waktu ketibaan, dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan," katanya.

Tindakan pilot pesawat GIA-1 tersebut, lanjut Bey, sudah dikomunikasikan dan disetujui Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI M. Tonny Harjono yang turut serta dalam penerbangan tersebut.

Presiden Jokowi dan rombongan tiba di Munich International Airport, Minggu (26/6), sekitar pukul 18.40 waktu setempat.

Presiden diagendakan mengikuti Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G7 di Istana Elmau, Jerman. Kunjungan tersebut adalah rangkaian kunjungan luar negeri ke empat negara yakni Jerman, Ukraina, Rusia, dan Persatuan Emirat Arab.

"Setelah dari Jerman, saya akan mengunjungi Ukraina dan akan bertemu dengan Presiden Zelenskyy. Misinya adalah mengajak Presiden Ukraina, Presiden Zelenskyy, untuk membuka ruang dialog dalam rangka perdamaian untuk membangun perdamaian, karena memang perang harus dihentikan dan juga yang berkaitan dengan rantai pasok pangan harus diaktifkan kembali," kata Presiden dalam keterangannya sebelum lepas landas di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Minggu.

Baca Juga: Jadwal PSIS Semarang vs Bhayangkara FC di Perempat Final Piala Presiden 2022

Usai mengunjungi Ukraina, Presiden dijadwalkan menuju Rusia untuk bertemu dengan Presiden Vladimir Putin. Pada kesempatan tersebut, Presiden Jokowi mengusung misi perdamaian yang sama dan mengajak Presiden Putin untuk membuka ruang dialog dan menghentikan perang Rusia dan Ukraina.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait