"kondisi 30 orang penumpang speedboat elah dievakuasi dalam keadaan selamat dan sehat," katanya.
Dari peristiwa yang terjadi itu Kapolres menghimbau agar pengusaha transportasi membekali BBM yang cukup untuk antisipasi keadaan cuaca buruk. Jika terjadi gelombang yang tinggi bisa mencari pelabuhan yang terdekat dan dilakukan pengecekan manifes terhadap calon penumpang supaya tidak terjadi kelebihan kapasitas penumpang dan barang.
Ketua DPRD Kayong Utara Sarnawi yang ikut melakukan penjemputan penumpang melalui jalur darat mengatakan keselamatan penumpang merupakan yang utama dan kedepannya pemilik jasa angkutan kapal cepat harus melihat kondisi cuaca saat akan berangkat terutama di jalur yang rawan akan gelombang besar seperti di perairan Sukadana.
"Sebelum berangkat pemilik kapal harus siapkan baju pelampung dan harus lebih waspada ketika membawa penumpang ketika cuaca buruk," kata dia. (Antara)
Baca Juga:Peringatan Banjir Rob Setinggi 1,8 Meter di Pontianak Viral di Medsos, Warganet Fokus Soal Ini