facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Temukan Nelayan Korban Kapal Tenggelam Mengapung di Lautan, Unsur KRI TNI AL Segera Lakukan Pertolongan

Bella Senin, 01 Agustus 2022 | 07:35 WIB

Temukan Nelayan Korban Kapal Tenggelam Mengapung di Lautan, Unsur KRI TNI AL Segera Lakukan Pertolongan
Suasana evakuasi korban kapal tenggelam oleh unsur Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) di Timur Kepulauan Bangka, Minggu (31-7-2022). ANTARA/HO-Dinas Penerangan Angkatan Laut

Kejadian bermula saat pengawas anjungan di KRI Bung Tomo-357 yang sedang latihan sekitar pukul 07.30 WIB melihat satu orang mengapung melambaikan tangan meminta pertolongan

SuaraKalbar.id - Unsur Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) yang sedang latihan gabungan bersama (latgabma) Super Garuda Shield 2022 tanpa diduga menemukan empat nelayan korban kecelakaan kapal tenggelam yang mengapung di lautan.

Melihat para nelayan yang melambaikan tangan meminta pertolongan, tim pun segera mengevakuasi korban kapal tenggelam di Timur Kepulauan Bangka tersebut Minggu (31/7).

Berdasarkan keterangan Dinas Penerangan Angkatan Laut yang diterima di Jakarta, Minggu, keempat korban ini adalah ABK KM Rizky yang mengalami kecelakaan laut.

Kejadian bermula saat pengawas anjungan di KRI Bung Tomo-357 yang sedang latihan sekitar pukul 07.30 WIB melihat kontak satu orang mengapung melambaikan tangan meminta pertolongan.

Selanjutnya, personel KRI Bung Tomo-357 segera melaksanakan prosedur MOB (man over boat) dengan menurunkan perahu karet untuk mendekati titik lokasi korban.

Di sisi lain, KRI Frans Keisepo-368 juga mendapati satu orang terapung (korban kedua) dan segera melaksanakan prosedur yang sama untuk mengevakuasi korban.

Sekitar pukul 07.47 WIB, KRI Bung Tomo-357 kembali melihat kontak dua orang mengapung (korban ketiga dan keempat) di sekitar lokasi yang sama saat korban pertama ditemukan, selanjutnya melaksanakan kembali prosedur penyelamatan.

Dengan demikian, tiga nelayan dievakuasi oleh KRI Bung Tomo-357 dan satu orang nelayan dievakuasi oleh KRI Frans Keisepo-368.

Setelah pengecekan kesehatan terhadap seluruh korban, pada umumnya korban dalam keadaan sadar dengan keluhan lemas dan masih dapat diajak berkomunikasi.

Selanjutnya, penanganan awal Bintara Kesehatan (Bakes) yang berada di setiap KRI.

Komentar

Berita Terkait