Gubernur Kalbar Sutarmidji Sebut Kratom Bisa Digunakan Sebagai Terapi Pecandu Narkotika

Untuk itu terkait masalah kratom ini, sebaiknya tidak bisa hanya dilihat dari satu sisi saja, bahkan tumbuhan ini juga bisa digunakan untuk terapi bagi para pecandu narkotika

Bella
Minggu, 14 Agustus 2022 | 11:51 WIB
Gubernur Kalbar Sutarmidji Sebut Kratom Bisa Digunakan Sebagai Terapi Pecandu Narkotika
Ilustrasi petani kratom. [ANTARA]

SuaraKalbar.id - Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji mengungkapkan kratom yang tumbuh subur di lahan yang basah, seperti di wilayah konservasi alam Danau Sentarum, Kabupaten Kapuas Hulu, memang memiliki zat adiktif yang tinggi, namun tidak membuat pemakainya berhalusinasi.

Bahkan, menurutnya kratom bisa digunakan sebagai terapi bagi para pecandu narkotika.

"Untuk itu terkait masalah kratom ini, sebaiknya tidak bisa hanya dilihat dari satu sisi saja, bahkan tumbuhan ini juga bisa digunakan untuk terapi bagi para pecandu narkotika. Manfaat kratom juga sudah masuk dalam kategori tanaman jenis obat yang terdaftar dalam SK Menteri Pertanian Republik Indonesia," tuturnya di Pontianak, Sabtu.

Untuk membahas lebih dalam mengenai tumbuhan yang memiliki potensi ekspor menjanjikan tersebut, sebelumnya, Sutarmidji menyampaikan berbagai hal terkait manfaat tanaman ini pada simposium bertajuk "Kratom Sustainability" yang dihadiri Senator Amerika Serikat, Curt Bramble, beserta tim dari Amerika Serikat, Asosiasi Kratom Indonesia, Yohanes Cianes Walean, Asosiasi Kratom Amerika, Mac Haddow di Pontianak, Jumat lalu.

Sutarmidji mengatakan hal yang terpenting adalah harus ada penelitian karena zat yang terkandung dalam kratom memiliki senyawa dengan zat yang ada di tubuh, sehingga bisa menjadi netral.

Untuk itu dirinya meminta agar tidak ada larangan pemanfaatan tanaman kratom hingga 15 tahun ke depan, sampai adanya hasil penelitian yang valid terhadap salah satu tanaman yang memiliki potensi ekspor di provinsi itu.

"Saya berharap tidak ada pelarangan kratom, setidaknya 15 tahun ke depan. Sampai ada hasil penelitian yang valid, sebab ketika K
kratom sudah menjadi komoditas ekspor, tentu negara ingin ada kepastian tentang pemasukan kratom," kata Sutarmidji.

Dirinya optimis pelarangan Kratom Tahun 2023 belum bisa terwujud hingga ada solusi.

"Karena dalam kondisi sekarang ini kita harus berpikir bagaimana menjaga ekonomi masyarakat, yaitu dengan mengatur cara penjualannya dengan benar, melalui tata niaga supaya pelaku usaha dapat terkontrol pemasarannya," kata Sutarmidji.

"Pengkajian diharapkan bisa terus dilakukan agar mendapatkan kesimpulan yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah," katanya. (Antara)

News

Terkini

Kenapa dia nggak balas, atau nggak respon, karena dia tahu, kalau dia respon sekali aja saya akan balas 10 kali. dan saya akan beberkan dimana-dimana aja dia pernah chek in

News | 13:04 WIB

Pihak berwenang AS, kemudian ingin Snowden kembali ke Amerika Serikat untuk menghadapi pengadilan pidana atas tuduhan spionase.

News | 12:20 WIB

Bukan niat melawan aparat, tapi masyarakat butuh makan, jika melarang tanpa solusi itu namanya membunuh secara perlahan

News | 11:22 WIB

Sebanyak 15 orang tewas dan 24 orang terluka dalam insiden penembakan di sebuah sekolah di Kota Izhevsk, Rusia, pada Senin (26/9/2022).

News | 10:44 WIB

Peserta memperlihatkan dirinya memegang sebuah amplop berisi hadiah serta papan simbolis pemenang yang mencantumkan nominal pemenang sebesar Rp 200 ribu rupiah.

News | 09:46 WIB

Dimana reklame-reklame tersebut terdapat tunggakan pajak dan hingga kini belum ada penyelesaian oleh pihak pemilik reklame

News | 09:00 WIB

Ini kan kami memanggil tersangka, bukan kami yang dipanggil disuruh ke sana

News | 08:00 WIB

NGERI !! DETIK DETIK SALMET MAARIF MELAKUKAN PERCOBAAN PEMBUNUHAN TERHADAP PRESIDEN DI ISTANA!!

News | 07:00 WIB

Gempar ! Sambuo divonis bebas? Ada apa dengan polri?

News | 06:30 WIB

Lebih bagus lagi kalau PKB-PDIP koalisi saja untuk nanti 2024, pasangan mbak Puan-Cak Imin, kombinasi yang pas untuk Indonesia

News | 06:00 WIB

dari awal naiknya harga BBM hingga sekarang polisi kubu raya masih melakukan patroli, SPBU ini tiap malam pak polisi singgah untuk menanyakan stok BBM

News | 21:22 WIB

Pemeriksaan itu sudah dilakukan sejak Senin lalu. Ikuti saja

News | 21:14 WIB

Ada tiga terduga pelaku yang terlibat dalam pembobolan mesin ATM ini yakni AS (31), R (48) dan seorang tersangka lainnya berinisial IH (27) yang masih dalam pencarian (DPO)

News | 21:07 WIB

Kritikan banyak, okeh (banyak) banget, terkait Bapak (Presiden Joko Widodo) ada, saya sendiri ada, yang lain-lain ada. Otak kosong, dungu, dan lain-lain, dibahas semua

News | 20:53 WIB

Dengan ini menuntut agar Majelis Hakim yang mengadili perkara ini menjatuhkan hukuman kepada terdakwa AKBP Dalizon dengan hukuman pidana penjara 4 tahun

News | 20:35 WIB
Tampilkan lebih banyak