Pengamat: Penuntasan Skandal Obstruction of Justice Dalam Kasus Brigadir J akan Berujung Antiklimaks

Apakah ini disebut progres yang signifikan?

Bella
Sabtu, 20 Agustus 2022 | 09:05 WIB
Pengamat: Penuntasan Skandal Obstruction of Justice Dalam Kasus Brigadir J akan Berujung Antiklimaks
Irjen Ferdy Sambo dan ajudan (FB/Roslin Emika)

SuaraKalbar.id - Pengamat kepolisian dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Bambang Rukminto menilai penyelesaian skandal sejumlah personel Polri yang terlibat menghalangi penyidikan (obstruction of justice) dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J akan berakhir antiklimaks.

"Kalau melihat hanya lima orang yang disebut pelaku obstruction of justice dari 83 orang yang dimintai keterangan dan 35 orang yang diperiksa, sepertinya penuntasan skandal rombongan ini akan antiklimaks,” kata Bambang, Jumat malam.

Menurut Bambang, tidak ada progres (kemajuan) yang signifikan dari penuntasan kasus obstruction of justice tersebut, karena setelah 40 hari kasus penembakan Brigadir J berlalu, penyidik hanya menetapkan lima orang sebagai pelanggar.

"Apakah ini disebut progres yang signifikan,” kata Bambang dengan nada bertanya.

Baca Juga:Sosok Hendra Kurniawan, Jenderal Geng Sambo yang Terancam Pidana karena Halangi Penyidikan

Melihat perkembangan tersebut, menurut Bambang, seperti asumsi publik selama ini bahwa proses etik yang dijalankan institusi Polri hanya seremonial untuk melindungi personel pelanggar dan menenangkan tuntutan masyarakat.

Bambang mengungkapkan, agar asumsi tersebut tidak benar, harus ada political will dari Presiden maupun parlemen untuk menuntaskan kasus tersebut dan membangun sistem kontrol pada kepolisian.

"Tanpa ada political will, saya pesimis Kapolri akan mampu menuntaskan dan mengembalikan kepercayaan masyarakat," ucap Bambang.

Sebelumnua, Inspektorat Khusus (Itsus) Polri telah memeriksa 83 personel Polri terkait pelanggaran prosedural tidak profesional dalam menangani TKP Duren Tiga. Dari jumlah tersebut, sebanyak 35 orang direkomendasikan untuk penempatan khusus (patsus).

Kemudian dari 35 orang tersebut, yang sudah melaksanakan patsus sebanyak 18 orang, lalu jumlah itu berkurang tiga orang, yakni Ferdy Sambo, Richard Eliezer dan Ricky Rizal, karena ketiganya ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.

Baca Juga:Kasus Kematian Brigadir J Bisa Berkepanjangan, Komnas HAM Desak Putri Candrawathi Jujur

Kemudian dari 15 orang yang tersisa, berdasarkan hasil pemeriksaan mendalam yang dilakukan terdapat enam orang yang patut diduga melakukan tindak pidana obstruction of justice yakni menghalangi penyidikan.

News

Terkini

Tim kita memang kurang untuk latihan pertahanan, memang ada beberapa kali kesalahan, dan itu akan lebih fokus memperbaikinya

News | 14:32 WIB

Saya pikir, tadi itu pidato yang luar biasa Ridwan Kamil dan KH Aceng (Ketum PP Persis). Ridwan Kamil harus diperhitungkan juga nih,

News | 12:51 WIB

Kalo ada keluhan, cobalah ditanggapi dengan bijak. Bukan seperti ini caranya

News | 11:26 WIB

Bahkan guru-guru sempat ada yang menangis mendengar pengakuan murid-murid itu dan tidak terima atas kelakuan oknum guru berinisial AS tersebut

News | 09:50 WIB

Mba @NajwaShihab ini kelemahannya dia gak mau mendengar, sudah beberapa tahun yang lalu kita nasehatin untuk merubah cara dia menjadi pembawa acara

News | 09:10 WIB

Pada saat kejadian, ABK kapal berupaya mengeluarkan air yang masuk ke dalam kapal.

News | 09:00 WIB

Setiap warga negara Indonesia, baik itu dari Jawa maupun non-Jawa, memiliki hak yang sama untuk bisa menjadi capres

News | 08:00 WIB

Disampaikan olehnya, program pembangunan gedung sekolah dari Kementerian PUPR itu sangat membantu pemerintah daerah.

News | 08:00 WIB

Saya merasa bersalah sekali begitu mendengar tadi. Terus terang, saya merasa sangat bersalah. Saya akan berusaha dengan waktu yang saya punya

News | 07:05 WIB

Ia menjelaskan, kasus ini terungkap saat Tim Mabes Polri pada 7 September 2022 kemarin menemukan sebuah truk dengan nomor polisi (Nopol) S 8932 NC.

News | 07:00 WIB

Meski sempat tertinggal, Indonesia akhirnya berhasil memenangi laga persahabatan itu dengan skor 3-2 .

News | 06:30 WIB

1.800 personel itu siap digerakkan bila terjadi gangguan kamtibmas terutama di Jayapura yang merupakan ibu kota provinsi

News | 06:05 WIB

Kami tidak memperkenankan adanya prostitusi di Jakarta, dimana saja, apalagi terkait anak-anak harus kami jaga

News | 21:44 WIB

Oknum S ini sebagai pemilik lokasi gudang penampungan solar yang kebakaran yang patut diduga beroperasi secara ilegal,

News | 21:27 WIB

Berdasarkan hasil pantauan yang kita lakukan sejak Sabtu pagi hingga siang hari, sejauh ini belum ditemukan kerusakan bangunan milik masyarakat atau sarana publik

News | 21:16 WIB
Tampilkan lebih banyak