Merawat Budaya Zikir Nazam di Kabupaten Sambas Agar Tetap Kekal

Mereka memberi ruang bagi anak-anak untuk ikut aktif dalam zikir nazam.

Denada S Putri
Minggu, 21 Agustus 2022 | 20:34 WIB
Merawat Budaya Zikir Nazam di Kabupaten Sambas Agar Tetap Kekal
Zikir Nazam menjadi tradisi wajib bagi masyarakat Melayu Kabupaten Sambas. [SuaraKalbar.co.id]

“Senang, bisa sama-sama ikut seperti ini,” ujar siswa kelas 6 SD itu.

Hal serupa juga disampaikan Nuafal (10), siswa kelas 4 sekolah dasar itu pun mengaku bakal memainkan rebana hingga dirinya dewasa. Baginya memainkan rebana memiliki keistimewaan tersendiri.

“Sampai besar bakal main gendang rebana. Saya suka. Kalau latihan lumayan sering. Kalau besok mau tampil, biasanya malam harinya latihan dulu,” katanya.

Sebagai informasi, Zikir Nazam telah ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda Indonesia pada tahun 2020. Zikir Nazam memuat syair puja dan puji kepada Rasulullah, kini tradisi itu juga menjadi sebuah seni budaya.

Baca Juga:Aksi Heroik Rajali Panjat Tiang Bendera Banjir Apresiasi, Langsung Diundang Pak Bupati Sambas

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini