"Biasanya bulan Agustus itu di Kalbar banyak Hotspot, namun untuk Agustus tahun ini curah hujan sangat tinggi, sehingga untuk bencana Karhutla tidak akan ditemui,” katanya.
Sedangkan untuk kondisi gelombang di perairan Kalbar, Sutikno mengatakan, secara umum di sebelah Barat Kalbar kategorinya tenang hingga rendah.
Namun, karena kondisi hujan, mengakibatkan angin kuat sehingga masyarakat, khususnya nelayan, perlu waspada terhadap potensi terjadinya hujan lebat disertai angin kencang di wilayah laut.
"Walaupun gelombang diperkirakan tidak terlalu tinggi, namun potensi terjadinya hujan lebat dan angin kencang itu perlu mewaspadai," katanya.
Baca Juga:Ungkap Tak Ingin Menikah Lagi, Rara Pawang Hujan Ingin Jadi Janda Kaya