Musibah Longsor Aktivitas PETI di Bengkayang, Antara Himpitan Ekonomi dan Pencarian Hidup

Mungkin pikiran mereka ini untuk cari makan, untuk menghidupi anak istri, anak sekolah sehingga mereka tidak ada lagi lapangan kerja yang mereka dapat

Bella
Senin, 19 September 2022 | 17:29 WIB
Musibah Longsor Aktivitas PETI di Bengkayang, Antara Himpitan Ekonomi dan Pencarian Hidup
Barang Bukti berupa mesin dompeng turut diamankan di Polres Bengkayang, Kalimantan Barat pada musibah tanah longsor di aktivitas PETI di Bengkayang, Kalimantan Barat merenggut nyawa warga hingga meninggal dunia.[Suara.com/Diko Eno]

Dia berharap agar aktivitas pertambangan emas ilegal ini segera ditutup. Sebab, sebelum kembali terjadi memakan korban berikutnya, ia meminta warga untuk waspada dan menjadikan musibah ini sebagai contoh yang perlu diwaspadai.

Bahkan, ia meminta agar pemerintah dapat andil memberikan solusi dalam membuatkan izin pertambangan agar aktivitas masyarakat ke depannya dapat legal dan mudah diatur.

"Kalau bisa ini berhenti dulu semua, atau tutup aktivitas ini. Sampai ada keputusan dari pemerintah untuk mengaturnya biar ini berjalan lagi. Kita mohon jika kedepannya pemerintah ikut andil nanti mohon dalam membuat IPR atau supaya aktivitas masyarakat menjadi legal,"pungkasnya.


Kontributor: Diko Eno

Baca Juga:Bea Cukai Lepas Ekspor Perdana Anthurium dan Rumput Laut

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini