Geger Viral Video Mesum Pasangan Sesama Jenis di Banjarmasin, Polisi Bilang Begini

Geger video pasangan sesama jenis yang sedang melakukan perbuatan tak senonoh ramai menjadi pembicaraan di kalangan warganet.

Chandra Iswinarno
Kamis, 22 September 2022 | 18:27 WIB
Geger Viral Video Mesum Pasangan Sesama Jenis di Banjarmasin, Polisi Bilang Begini
Ilustrasi viral video porno pasangan sesama jenis jadi perbincangan di dunia maya. [Istimewa]

SuaraKalbar.id - Geger video pasangan sesama jenis yang sedang melakukan perbuatan tak senonoh ramai menjadi pembicaraan di kalangan warganet. Pria yang bercumbu mesra layaknya suami istri tersebut dikabarkan masih berstatus mahasiswa di Kota Banjarmasin.

Video berdurasi berdurasi 20 detik tersebut, kali pertama diunggah akun Twitter @SulXXX150525XXX.

"Salah satu anak kampus Universitas Islam di Banjarmasin, kalau rame ku upload Video dia yang lain," tulis akun Twitter @SulXXX150525XXX dalam postingannya seperti dikutip Kanalkalimantan.com-jaringan Suara.com.

Rekaman video tersebut selanjutnya dibagikan akun Instagram @zaisultaXXXX yang terlihat pada InstaStory dengan kapsen bernada balasan kepada salah satu pemuda di dalam video tersebut.

Baca Juga:Identitas Pelaku Video Mesum Berbaju Adat Bali Terungkap, Ternyata Warga Denpasar

@sulXXX_ideXXX maaf ku posting sampai pihak kampus km mah kena kdd etikad baik kan menghilang kytu j km jahat ku bisa lbh jahat. Ku tunggu respon km sblm ku tulis mention nama kampus km,” katanya dalam instastory.

Berdasarkan penelusuran Kanalkakalimantan.com, seorang pelaku di video tersebut masih tercatat sebagai mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Banjarmasin.

Plt Kasubdit V Siber Diskrimsus Polda Kalsel AKP Kamarudin mengonfirmasikan, jika sudah ada laporan dari korban AS terkait video viral tersebut.

"Kami di Direktorat Diskrimsus di Subdit Cyber pada tanggal 14 September menerima pengaduan dari saudara AS terkait viralnya di media sosial video yang di dalam adegan tersebut yang bersangkutan juga," katanya seperti dilansir Kanalkalimantan.com pada Kamis (22/9/2022).

"Awalnya bulan Mei 2022 terlapor berinisial J ini mengancam akan menyebarkan video milik pelapor, di mana ada beberapa adegan bercinta di salah satu hotel di Banjarmasin," katanya.

Baca Juga:Video Sesama Jenis di Banjarmasin Geger, Korban Disebut Sudah Melapor, Motif Sakit Hati

Sementara itu akun Twitter @SulXXX150525XXX yang kali pertama mengunggah video tersebut sudah menghilang dari Twitter.

News

Terkini

konversi ke kompor listrik ini tak akan menambah beban rakyat, sebab kompor listrik ini disubsidi pemerintah

News | 19:13 WIB

Tak hanya itu, sang oknum tersebut ternyata turut memberikan ancaman kepada Riri.

News | 18:48 WIB

Main aja. Kita semua saudara, sudah tidak ada lagi (istilah) cebong, kampret, dan lain-lain

News | 18:44 WIB

Tidak saya injek, tapi memang saya suruh guling-guling di jalan, dengan maksud memberikan efek jera

News | 18:33 WIB

Viral video singkat berisikan perkataan untuk menantang geng motor dengan menunjukkan benda tajam seperti pisau dan golok sambil mengucapkan mana kau gladiator biar kutikam

News | 17:54 WIB

Minibus menabrak bagian belakang sebuah truk yang melaju di depannya

News | 17:41 WIB

Ketua RT setempat mendatangi lokasi kejadian karena anak korban minta tolong, setelah kedua orangtuanya dibacok OTK

News | 17:29 WIB

Dengan cara menyanyi yang cukup lucu apalagi telah mengganti lirik tersebut, Intan lantas viral di sosmed.

News | 16:20 WIB

Pengejaran pun sempat terjadi yang dilakukan oleh warga dan Kasat Lantas Polres Buleleng setelah mendapati pelaporan.

News | 12:41 WIB

Diakuinya, masih ada beberapa aset yang perlu disertifikasi.

News | 08:00 WIB

Setelahnya, pembuatan laporan ke Polres Kubu Raya pun dilakukan.

News | 19:41 WIB

Dalam video tersebut, dengan berjongkok dihadapan soang itu, Naufal terlihat menyanyikan sebuah lagu.

News | 18:30 WIB

Tak hanya itu, terlihat pula pada tangkapan layar tersebut sang pemilik akun fetish.

News | 16:03 WIB

Pada video lainnya saat keadaan tak lagi memanas, seorang umat tampak meminta kompensasi.

News | 13:45 WIB
Tampilkan lebih banyak