Beri Kesaksian Soal Tragedi Kanjuruhan, Netizen Khawatirkan Keselamatan Yohanes Prasetyo: Ada Yang Bisa Menjamin?

Yohanes tergerak untuk turun ke lapangan usai mendengar suara tangisan anak kecil dan ibu-ibu.

Denada S Putri
Sabtu, 08 Oktober 2022 | 12:06 WIB
Beri Kesaksian Soal Tragedi Kanjuruhan, Netizen Khawatirkan Keselamatan Yohanes Prasetyo: Ada Yang Bisa Menjamin?
Yohanes Prasetyo ungkap kesaksiannya dipukuli aparat saat tragedi Kanjuruhan. (Youtube/Najwa Shihab)

SuaraKalbar.id - Beberapa waktu lalu seorang Aremania, Yohanes Prasetyo terang-terangan memberikan kesaksian mengenai dirinya yang dipukul oknum kepolisian saat meminta mengehentikan tembakan gas air mata.

Lewat unggahan kanal YouTube Najwa Shihab yang sempta ditayangkan secara langsung dengan judul “Mata Najwa Tragedi Kanjuruhan #UsutSampaiTuntas” yang berlangsung di Stadion GBK, Kamis malam (6/10/22), Yohanes memberikan kesaksian mengenai dirinya yang memberanikan diri turun ke lapangan dan menemui polisi secara langsung.

Singkatnya, Yohanes tergerak untuk turun ke lapangan usai mendengar suara tangisan anak kecil dan ibu-ibu usai pihak kepolisian menembakan gas air mata ke arah tribun yang akhirnya membuat Yohanes bergegas menemui polisi dan meminta untuk mengehntikan tembakan ke arah tribun karena banyaknya anak kecil yang ikut terdampak.

“Pak polisi tolong, jangan tembakkan gas air mata ke tribun. Di situ banyak anak kecil,” ujar Yohanes kepada seorang polisi yang awalnya disambut baik, namun tak lama datang seorang oknum polisi yang malah membentak dan menyerang dirinya hingga menyebabkan beberapa luka memar.

Baca Juga:Terjebak di Tengah-Tengah Banjir, Aksi Cewek Ini Bikin Warganet Geregetan

Yohanes tampak memberikan kesaksian dengan berani sambil sedikit terisak menahan tangis dalam kanal YouTube tersebut dan akhirnya menuai banyak perhatian publik, bahkan ada pula yang terlihat mengkhawatirkan Yohanes.

Lewat unggahan akun Twitter @sportstime_id yang turut mengunggah cuplikan Yohanes ketika memberikan kesaksian, tak sedikit netizen yang mengungkapkan kekhawatiran terhadap keselamatan Yohanes yang berani memberikan kesaksian di ruang publik secara jelas karena dinilai dapat memancing oknum lain yang merasa bersalah.

Setelah di undang di Mata Najwa, apakah ada yang bisa menjamin keselamatan mas Yohanes sekeluarga? Yang merasa bersalah, pastilah akan menghalalkan segala cara. Semoga sampean sekeluarga selalu dalam lindungan Allah Subhanahu Wata'ala mas Yo. Aamiin Allahuma Aamiin,” tulis @27r*** dalam kolom komentar.

Membalas komentar tersebut, tak sedikit netizen yang turut memberikan pendapat serupa dan berharap Yohanes mendapatkan perlindungan atas kesaksian yang ia berikan.

Itu yang menjadi pertanyaan besar, semoga panjang umur dan selalu dilindungi sang pencipta wahai orang-orang baik,” tulis @adi***

Baca Juga:Aksi Pamungkas Jadi Sorotan Publik Usai Lakukan Hal yang Menjijikan di Atas Panggung

Mas @zenrs tolong di follow up terus ya mas narasumber-narasumber yang speakup tadi,” ketik @was***

@samsutiaji pak ini warganya jenengan, minta tolong dijamin keselamatannya,” tambah @in_*** sambil menandai akun Sam Sutiaji, Walikota Malang.

Kontributor: Maria

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak