Pria di Sanggau Bacok Ibu Tiri Hingga Tewas

Saat terkunci di WC. Petrus Toan dikejutkan dengan suara teriakan Uki atau Istrinya dari dalam kamar rumahnya meminta tolong

Bella
Minggu, 15 Januari 2023 | 22:07 WIB
Pria di Sanggau Bacok Ibu Tiri Hingga Tewas
Ilustrasi penganiayaan. (Unsplash/Ari Spada)

SuaraKalbar.id - Seorang pria berinisial FM (30) menjadi pelaku dugaan penganiayaan yang menyebabkan kematian terhadap ibu tirinya sendiri.

Pria yang diduga merupakan seorang ODGJ (Orang dengan Gangguan Jiwa) tersebut membunuh ibu tirinya di rumahnya di Dusun Sepantap, Desa Sejuah, Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, pada Sabtu (14/1/2023) malam.

Pembunuhan tersebut terjadi bermula saat Ayah Pelaku sedang berada di toilet, tiba-tiba pelaku mengunci pintu toilet tersebut dari luar.

“Saat terkunci di WC. Petrus Toan dikejutkan dengan suara teriakan Uki atau Istrinya dari dalam kamar rumahnya meminta tolong,” ujar Kapolres Sanggau AKBP Suparno Agus Candra Kusumah, melalui Kapolsek Kembayan AKP MR. Pardosi.

Baca Juga:Deretan Jurus Terakhir Ferdy Sambo Jelang Sidang Tuntutan: Ubah Diksi, Menyesal dan Minta Maaf

Mendengar teriakan istrinya, Ayah pelaku pun keluar dari WC dengan cara mendobrak pintu.

Kemudian ayah pelaku bergegas menuju ruang kamar tidur dan mendapati istrinya sudah berlumuran darah.

“Saksi yang juga korban pada saat itu melihat istrinya sudah terbaring dengan mengalami luka bacok pada bagian muka dan kaki sebelah kiri dan mendapati pelaku memegang parang yang berlumuran darah,” kata Kapolsek melansir suarakalbar.co.id.

Melihat ayahnya datang, pelaku kemudian juga melayangkan parang yang dibawanya ke arah ayahnya.

Parang tersebut pun mengenai bahu dan kening ayah pelaku pada bagian sebelah kanan.

Baca Juga:Hajab Kali! Pria di Aceh Bacok Orang Tua Gegara Tak Dikasih Uang untuk Nikah

“Selanjutnya korban lari keluar rumah dan berteriak untuk meminta bantuan kepada masyarakat sekitar dan pelaku berhasil di amankan oleh masyarakat sekitar untuk di amankan,” kata Pardosi.

News

Terkini

Uang sebesar itu ludes digunakan AA untuk bermain judi online dan membeli narkoba jenis sabu, dan sampai saat ini kami masih mendalami kasus tersebut

News | 20:39 WIB

Kami semua panik, lalu saya beserta karyawan saya dan pengunjung lainya berupaya menolong dan membawanya di atas kursi panjang

News | 19:51 WIB

Curah hujan tinggi dan faktor lainnya dalam beberapa hari ini mengakibatkan banjir. Hujan kemarin membuat ketinggian air di jalan jadi 60 centimeter

News | 10:29 WIB

Setelah diperiksa, wanita tersebut memiliki gangguan kejiwaan

News | 18:34 WIB

WO adalah otak dari pencurian di dua TKP tersebut, saat ini DE beserta barang bukti 1 Unit Sepeda Motor Trail Merk HONDA CRF

News | 17:08 WIB

Korban meninggal dunia dan mengalami luka robek terbuka pada bagian leher sebelah kiri, luka memar di bagian kepala bagian belakang

News | 16:26 WIB

Kasih motor trail karena jalan desa masih jeleek, lhaa kenapa gak benerin jalaan aja dari pada beliin motor

News | 20:03 WIB

Sumber api diduga berasal dari Yayasan atau Kantor MABT Singkawang, namun untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian

News | 19:08 WIB

Cita-cita beliau juga belum terselesaikan. Makanya harus berkelanjutan

News | 18:53 WIB

Harga ayam sudah turun. Sebelumnya saat menyambut Imlek di atas Rp30.000 per kilogram dan sekarang tinggal Rp26.000 per kilogram,

News | 23:28 WIB

Berdasarkan informasi dari pihak keluarga, Korban memang diketahui tidak mahir dalam berenang.

News | 18:14 WIB

Sebelumnya pelaku pernah melakukan pembakaran kasur, namun cepat ketahuan dan dipadamkan

News | 21:32 WIB

Kedua pelaku warga Semarang yang berdomisili di Kubu Raya, saat ini kedua pelaku itu sudah ditangkap untuk proses hukum lebih lanjut

News | 21:55 WIB

Dari keterangan yang kami terima korban mandi menggunakan kemban di jamban lanting dan hingga saat ini belum kembali, hingga diduga korban tenggelam di sungai Mendalam

News | 20:13 WIB

Dari hasil penyelidikan korban meninggal diduga karena penyakit epilepsi

News | 09:14 WIB
Tampilkan lebih banyak