Mengenal Makam Keramat Sembilan, Peninggalan Kerajaan Islam di Ketapang

Makam ini tidak hanya menjadi saksi bisu masa lalu, tetapi juga menandai kehadiran Islam

Muhammad Yunus
Senin, 08 Januari 2024 | 12:13 WIB
Mengenal Makam Keramat Sembilan, Peninggalan Kerajaan Islam di Ketapang
Makam Keramat Sembilan di Jalan Pangeran Kesumajaya, Dusun Pagarruyung, Kelurahan Muliakerta, Kecamatan Benua Kayang, Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat [SuaraKalbar.id/Istimewa]

Pada masa Kerajaan Sukadana, terjadi peperangan yang dikenal sebagai Perang Sanggau dan berbagai kekacauan, mengakibatkan runtuhnya Kerajaan Sukadana.

Pusat pemerintahan kemudian dipindahkan ke wilayah yang kemudian menjadi tempat berdirinya Kerajaan Matan di bawah Sultan Muhammad Zainuddin. Dengan perpindahan ini, tiga makam keramat pertama di Makam Sembilan diduga merupakan makam para penguasa awal dari Kerajaan Matan.

Bukti Arkeologis Islam di Ketapang

Peninggalan arkeologis di Ketapang menjadi saksi perkembangan Islam pada abad ke-14 M.

Baca Juga:Mengenal Oikumene: Sejarah, Perjuangan, dan Harapan Bersama

Ditemukan peninggalan makam dengan berbagai bentuk nisan dan inskripsi yang mengindikasikan bahwa Islam sudah berkembang di wilayah ini pada tahun 1345 Caka atau 1423 M.

Kontributor : Maria

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini