Mengenal Keraton Gusti Muhammad Saunan, Warisan Budaya dan Pariwisata Ketapang

Keraton ini awalnya didirikan oleh Panembahan Anom Kusuma Negara dan mencapai puncak keindahannya pada zaman Gusti Muhammad Saunan dengan sentuhan gaya Eropa yang memikat.

Bella
Jum'at, 08 Desember 2023 | 08:00 WIB
Mengenal Keraton Gusti Muhammad Saunan, Warisan Budaya dan Pariwisata Ketapang
Keraton Matan di Ketapang, Kalimantan Barat. (Kemendikbud)

SuaraKalbar.id - Keraton Gusti Muhammad Saunan merupakan sebuah salah satu bukti perjalanan sejarah Ketapang yang mampu memukau para pengunjung dengan pesonanya.

Keraton yang berlokasi di Kelurahan Mulia Kerta, Kecamatan Benua Kayong, Ketapang, Kalimantan Barat, ini awalnya didirikan oleh Panembahan Anom Kusuma Negara dan mencapai puncak keindahannya pada zaman Gusti Muhammad Saunan dengan sentuhan gaya Eropa yang memikat.

Dalam genggaman bangunan yang juga dikenal sebagai Keraton Matan ini terdapat sejumlah benda bersejarah, seperti Meriam Padam Pelita yang merupakan artefak legendaris.

Meriam Padam Pelita Keraton Matan atau Keraton Gusti Muhammad Saunan di Ketapang, Kalimantan Barat. (Kemendikbud)
Meriam Padam Pelita Keraton Matan atau Keraton Gusti Muhammad Saunan di Ketapang, Kalimantan Barat. (Kemendikbud)

Diceritakan bahwa suara meriam ini mampu memadamkan lampu pelita di seluruh Ketapang pada zamannya.

Baca Juga:Tak Masuk dalam DPT Pontianak, Warga Perumnas 4 akan Ambil Langkah Hukum hingga Pilih Golput saat Pemilu Nanti

Keunikan lainnya terletak pada kain tenun khas kerajaan, mencakup motif-motif seperti corak nage belimbur dan pelangi bekubak yang menyiratkan keberagaman seni budaya Ketapang.

Saat mengunjungi Keraton, wisatawan dapat menjumpai koleksi keramik dari berbagai dinasti, hal ini menandakan hubungan yang erat antara Kerajaan Ketapang dengan negara luar dan kerajaan-kerajaan Nusantara.

Selain itu, ada pula keberadaan Taman Keraton di sepanjang Sungai Pawan yang menambah daya tarik, menyajikan kesegaran dan keindahan alam yang melengkapi pengalaman wisata.

Pentingnya melindungi dan melestarikan warisan budaya ini tercermin dalam upaya menciptakan Pusat Informasi Budaya dan Pariwisata. Dengan teknologi informasi modern, informasi sejarah dan kekayaan budaya dapat disampaikan kepada generasi penerus, memberikan mereka "makanan untuk jiwa dan raganya" dalam membangun masa depan yang berbudaya.

Kontributor : Maria

Baca Juga:Nekat Mencuri di Asrama Militer, Seorang Pria di Pontianak Langsung Kena Ulti Tentara: Ditunggu Itikad Baiknya Sebelum..

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak