SuaraKalbar.id - Pemerintah Kota Pontianak menyambut kunjungan rombongan Majlis Daerah Limbang Sarawak, Malaysia, dengan memperkenalkan berbagai destinasi wisata dan kuliner khas daerah.
Kunjungan yang berlangsung pada Rabu ini merupakan bagian dari upaya menjajaki kerjasama di bidang perdagangan, bisnis, dan pariwisata antara kedua daerah.
Penjabat Wali Kota Pontianak, Ani Sofian, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kesempatan ini digunakan untuk mempromosikan potensi wisata Kota Pontianak yang kaya akan keunikan serta keanekaragaman kulinernya.
“Saat kunjungan Majlis Daerah Limbang Sarawak, Malaysia, kami memperkenalkan dan mempromosikan kepariwisataan yang ada di sini serta menikmati kulinernya,” ujar Ani.
Baca Juga:Mau Ikut Tari Jepin Massal di Pontianak? Ini Link Pendaftarannya!
Menurut Ani, Pontianak memiliki banyak potensi yang bisa dikembangkan dalam kerja sama dengan daerah Limbang.
“Kita masih menjajaki kerja sama apa yang bisa dilakukan antara kedua daerah yang bertujuan untuk meningkatkan perekonomian kedua belah pihak,” ungkapnya.
Ia berharap kunjungan ini dapat meningkatkan minat wisatawan Malaysia untuk berwisata ke Pontianak, terutama karena letak geografis yang berada di satu daratan.
Salah satu poin utama dari kunjungan ini adalah pengakuan Wali Kota Majlis Daerah Limbang Sarawak, Cr Sufian bin Mohat, yang mengungkapkan kekagumannya terhadap keunikan pariwisata Pontianak.
"Kota Pontianak memiliki banyak destinasi wisata menarik serta ragam kuliner yang khas dan unik," ungkap Cr Sufian. Ia juga menyoroti kemiripan etnis antara kedua daerah, seperti Suku Melayu, Dayak, dan Tionghoa, namun mencatat bahwa kuliner di Pontianak lebih beragam.
Baca Juga:Waspada! Hujan Deras dan Petir Berpotensi Melanda Pontianak Hari Ini
Dalam kesempatan tersebut, Cr Sufian juga memuji strategi pengembangan pariwisata yang diterapkan di Pontianak dan berharap Limbang bisa mengadopsi beberapa konsep tersebut.
“Kami berharap dapat belajar banyak dari sini dan menerapkan beberapa konsepnya di Limbang untuk lebih memajukan sektor pariwisata,” tambahnya.
Kota Pontianak memang memiliki sejumlah destinasi wisata yang terkenal, seperti Tugu Khatulistiwa yang terletak di garis lintang 0°, Sungai Kapuas yang merupakan sungai terpanjang di Indonesia, serta Taman Alun Kapuas yang terletak di pinggir sungai. Selain itu, Istana Kadariah Pontianak menjadi salah satu daya tarik sejarah yang selalu menarik perhatian wisatawan.
Dari segi kuliner, Pontianak terkenal dengan warung kopi dan ragam makanan tradisional. Hampir di setiap kawasan di kota ini terdapat warung kopi, menawarkan berbagai jenis makanan dan minuman khas.
“Pontianak telah menunjukkan bagaimana sebuah kota dengan keberagaman budaya bisa berkembang menjadi destinasi wisata unggulan,” pungkas Cr Sufian.
Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mempererat hubungan bilateral antara Pontianak dan Limbang, sekaligus meningkatkan kerja sama di berbagai sektor yang akan memberikan dampak positif bagi perekonomian kedua daerah.