Baca 10 detik
- Pemprov Kalbar menerapkan strategi 4K (pasokan, distribusi, harga, komunikasi) untuk mengendalikan inflasi jelang hari besar keagamaan 2026.
- Inflasi diproyeksikan naik menjadi 3,33% pada 2026 karena gangguan pangan, gagal panen, dan tingginya permintaan beras MBG.
- Pemprov mendorong penguatan produksi pertanian/peternakan sebagai solusi jangka panjang pengendalian harga, bukan hanya operasi pasar.
Di sisi lain, data Badan Pusat Statistik (BPS) Kalbar mencatat inflasi tahunan pada Januari 2026 mencapai 3,33 persen, dengan komoditas pangan sebagai penyumbang utama, antara lain daging ayam ras, telur ayam ras, cabai rawit, bawang merah, serta emas perhiasan.
"Pemprov Kalbar bersama Bank Indonesia, BPS dan pemerintah kabupaten/kota menargetkan sinergi pengendalian inflasi melalui strategi 4K mampu menjaga stabilitas harga dan menjamin ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat selama rangkaian hari besar keagamaan," kata Doni.