- Universitas Tanjungpura membuka Seleksi Mandiri 2026 bagi lulusan SMA, SMK, dan MA mulai 2 hingga 11 Juni 2026.
- Peserta mengikuti tes berbasis komputer pada 30 Juni hingga 4 Juli 2026 dengan biaya pendaftaran sebesar Rp350 ribu.
- Sistem seleksi ini memungkinkan pendaftar memilih program studi di UNTAN serta beberapa perguruan tinggi swasta mitra yang bekerja sama.
SuaraKalbar.id - Seleksi Mandiri Universitas Tanjungpura (UNTAN) 2026 menjadi salah satu jalur yang paling dinantikan calon mahasiswa yang belum berhasil lolos melalui SNBP maupun SNBT. Tahun ini, UNTAN kembali membuka kesempatan bagi lulusan SMA, SMK, dan MA untuk melanjutkan pendidikan di salah satu perguruan tinggi negeri terbesar di Kalimantan Barat.
Menariknya, skema Seleksi Mandiri UNTAN 2026 menghadirkan sejumlah kemudahan. Peserta tidak hanya bisa memilih program studi di UNTAN, tetapi juga berkesempatan memilih program studi di beberapa perguruan tinggi swasta yang telah bekerja sama dalam satu sistem pendaftaran.
Bagi calon peserta yang berencana mendaftar, ada sejumlah informasi penting yang perlu diperhatikan mulai dari jadwal, biaya pendaftaran, dokumen persyaratan, hingga mekanisme seleksi.
Pendaftaran Seleksi Mandiri UNTAN 2026 dibuka mulai 2 Juni hingga 11 Juni 2026. Setelah melakukan registrasi, peserta masih diberi waktu untuk menyelesaikan pembayaran hingga 12 Juni 2026 pukul 23.59 WIB.
Baca Juga:Kabar Baik untuk Para Guru dan Dosen di Kalbar, Untan Kini Buka Program S3 Pendidikan!
Tahapan seleksi utama akan menggunakan metode Computer Based Test (CBT) atau UTBK yang dijadwalkan berlangsung pada 30 Juni hingga 4 Juli 2026. Sementara untuk program studi tertentu, peserta wajib mengikuti tahapan tambahan seperti uji keterampilan, wawancara, maupun psikotes.
Khusus Program Studi Kedokteran, peserta akan menjalani wawancara dan psikotes pada 1 hingga 3 Juli 2026. Adapun pengumuman hasil seleksi dijadwalkan pada 17 Juli 2026 pukul 15.00 WIB.
Untuk mengikuti seleksi, peserta dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp350 ribu. Pembayaran dapat dilakukan melalui Bank Kalbar, baik melalui teller, ATM, maupun virtual account.
Beberapa program studi juga menerapkan biaya tambahan. Program studi yang mensyaratkan uji keterampilan seni dan olahraga dikenakan biaya Rp300 ribu. Sementara peserta yang memilih Kedokteran harus menyiapkan biaya psikotes sebesar Rp400 ribu dan biaya wawancara Rp150 ribu.
Selain mempersiapkan biaya pendaftaran, calon peserta juga perlu menyiapkan sejumlah dokumen penting. Dokumen tersebut meliputi rapor semester tiga hingga semester enam, pasfoto terbaru, serta surat keterangan sehat untuk program studi tertentu.
Baca Juga:Gandeng CIC Untan, Aston Pontianak Gelar 'Fun Chem 2025', Liburan Seru dan Edukatif untuk Anak-anak
Pada program studi yang mensyaratkan pemeriksaan buta warna, peserta wajib melampirkan surat keterangan sesuai ketentuan yang berlaku. Khusus pendaftar Kedokteran, surat keterangan buta warna harus ditandatangani oleh dokter spesialis mata.
Salah satu hal yang menarik dalam Seleksi Mandiri UNTAN tahun ini adalah fleksibilitas pilihan program studi. Peserta dapat memilih maksimal dua program studi di UNTAN dan dua program studi di perguruan tinggi swasta mitra yang tergabung dalam sistem seleksi.
Sejumlah kampus swasta yang terlibat antara lain Universitas Muhammadiyah Pontianak, Universitas OSO, Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo, Universitas Kapuas Sintang, Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Barat, Universitas Panca Bhakti Pontianak, dan Universitas Widya Dharma.
Selain jalur reguler, UNTAN juga membuka jalur prestasi dan penelusuran bakat serta jalur afirmasi. Jalur afirmasi diperuntukkan bagi peserta dari keluarga berpenghasilan rendah, daerah 3T, putra-putri dosen, maupun penyandang disabilitas.
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman mandiri.untan.ac.id/registrasi. Sementara informasi lengkap mengenai ketentuan seleksi dapat diakses melalui portal scmb.untan.ac.id.
Bagi calon mahasiswa yang masih ingin mengamankan kursi di perguruan tinggi negeri pada tahun 2026, Seleksi Mandiri UNTAN menjadi peluang yang sayang untuk dilewatkan. Karena kuota terbatas dan persaingan cukup ketat, peserta disarankan segera menyiapkan dokumen serta mempelajari materi ujian sejak dini.